Optimalkan Pelayanan UHC Gratis, Dinkes Gresik Gencar Sosialisasi Masyarakat Pelosok 

13 Dec 2024 - 14:39
Optimalkan Pelayanan UHC Gratis, Dinkes Gresik Gencar Sosialisasi Masyarakat Pelosok 
Forum Diskusi Group (FGD) KWG bersama Dinkes Gresik Optimalkan Pelayanan UHC Gratis pada Masyarakat. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis. Salah satunya melalui progran Universal Health Coverage (UHC). 

Meski UHC sudah dilaunching sejak 1 Oktober 2022 lalu, namun hingga kini masih ada warga yang belum mengetahui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini. 

Untuk itu, Dinas Kabupaten Gresik mengandeng Komunitas Wartawan Gresik (KWG) melakukan Focus Group Discussion (FGD) bertema 'Peran Media dalam Memberikan Sosialisasi UHC ke Masyarakat' di Balai KWG, Kamis (12/12/2024). 

Dalam forum diskusi bersama sebagai upaya mengoptimalkan sosialisasi pelayanan UHC Gratis secara masif ini menghadirkan narasumber Ketua KWG Miftahul Arif dan jurnalis senior Syuhud Almanfaluty yang konsen terhadap layanan publik.

Ketua KWG Miftahul Arif mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya program UHC yang kini sudah mencover 100 persen warga Gresik. Sehingga ketika ada warga yang sakit cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Puskesmas atau Rumah Sakit. 

"Program baik ini harus diketahui seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali pelosok desa. Untuk itu semua pihak harus bersama-sama menggencarkan sosialisasi," kata Jurnalis Transmedia ini.

Hal senada juga diungkapkan, Syuhud Almanfaluty menyampaikan bahwa, kurang pahamnya masyarakat terkait UHC membuat mereka takut untuk berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit rujukan. 

"Tak jarang warga lebih memilih memakai pembayaran secara mandiri atau umum ketika berobat," ucap Syuhud. 

Selain itu, imbuh Syuhud di lapangan juga banyak ditemui warga yang terkendala berobat karena masih mempunyai tunggakan BPJS Mandiri. 

"Itu mereka diwajibkan membayar tunggakan terlebih dahulu. Padahal kebanyakan mereka orang kurang mampu," ujar Syuhud.(Frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow