Lapak Nasi Goreng di Jalan Proklamasi Gresik Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 01.30 WIB oleh Sukron yang saat itu melintas bersama rekannya menggunakan sepeda motor. Dari kejauhan, keduanya melihat kobaran api melahap sebuah lapak nasi goreng yang berada di tepi jalan.
Gresik, (afederasi.com) – Sebuah lapak nasi goreng di Jalan Proklamasi, Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, terbakar pada Kamis (16/07/2026) dini hari. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 01.30 WIB oleh Sukron yang saat itu melintas bersama rekannya menggunakan sepeda motor. Dari kejauhan, keduanya melihat kobaran api melahap sebuah lapak nasi goreng yang berada di tepi jalan.
Menyadari besarnya kobaran api, Sukron tanpa menunggu lama langsung menghubungi Pos Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Kota.
"Laporan kami terima pukul 01.34 WIB. Dua menit kemudian personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian," ujar Perwira Piket Damkar Gresik, Sugiono.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.40 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam semprot Hino Karba Besar P08 dan satu unit mobil water supply S05. Setibanya di lokasi, personel segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin membesar dan menjalar ke bangunan lain.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 48 menit. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pembasahan dan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Setelah kondisi dipastikan aman dan kondusif, personel melakukan pendataan di lokasi sebelum kembali ke Pos Damkar Kota," lanjut Sugiono.
Kadis Damkarla Gresik, Suyono menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lapak tersebut.
"Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," tandas Suyono.
Saat kejadian, sebut Suyono, pemilik lapak tidak berada di lokasi sehingga identitasnya belum dapat dipastikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Nilai kerugian material juga masih dalam proses pendataan," pungkas Suyono.
Dalam operasi tersebut, Damkar Gresik menerjunkan tujuh personel, yakni Dadang S, D. Wisnugroho, Frediyanto, M. Riki, Aditya R, Brilian, dan Lutfi K. Penanganan kebakaran turut melibatkan petugas PLN untuk memastikan jaringan listrik di sekitar lokasi dalam kondisi aman.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik mencatat, hingga pertengahan Juli 2026 telah terjadi 27 kasus kebakaran dan 55 operasi penyelamatan (rescue) yang ditangani petugas.(frd)
What's Your Reaction?

