Laka Maut, Mobil Rombongan Umroh asal Tuban Adu Banteng kontra Bus, 7 orang Meninggal Dunia  

11 Apr 2025 - 06:30
Laka Maut, Mobil Rombongan Umroh asal Tuban Adu Banteng kontra Bus, 7 orang Meninggal Dunia  
Kondisi mobil panther ringsek parah usai adu banteng dengan bus Rajawali di jalur maut Raya Duduksampeyan Gresik. (Fahrudin/afederasi.com) 

Gresik, (afederasi.com) - Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Sebuah mobil Isuzu Panther bertabrakan adu banteng dengan bus Rajawali Indah di Jalan Raya Duduksampeyan, Kamis (10/04/2025). Insiden maut tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di lokasi dan dirumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban  meninggal semuanya merupakan penumpang mobil Panther dengan nopol DK 1157 FCL yang berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Mobil tersebut diketahui mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat umrah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, menjelaskan kejadian tragis terjadi saat mobil Panther melaju dari arah barat ke timur, tepatnya dari Lamongan menuju Gresik. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami selip pada ban bagian kiri.

“Mobil oleng ke kanan hingga melewati marka jalan. Dari arah berlawanan datang bus Rajawali Indah. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Terjadilah tabrakan adu banteng,” terang Ipda Aswoko.

Ipda Aswoko menambahkan, empat orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara tiga korban lainnya yang sempat kritis, akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis. Total korban dari mobil panther semuanya meninggal dunia .

Saat terjadi Kecelakaan, imbuh Ipda Aswoko, mobil Panther tersebut dalam kondisi penuh, membawa tujuh penumpang, termasuk pengemudi. Sedangkan bus Rajawali Indah yang berasal dari arah sebaliknya mengangkut sekitar 15 penumpang.

Semua korban telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses identifikasi dan visum. Keluarga korban dari Kabupaten Tuban pun  berdatangan ke rumah sakit untuk proses pemulangan jenazah.

Adapun korban meninggal dunia, semuanya warga satu desa yakni dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban antara lain, Muhammad Aqib (27) calon jemaah umrah, Besar (65), Lislikah (53), Wiwik Sunarti (43), Akhmad Basuki (49) sopir mobil Panther, M Al Fatih (3) balita, Hafiz Gandawiharja (17).

Dari pihak bus, tercatat dua orang mengalami luka-luka, yaitu: Khoirul Anam (22), kenek bus asal Bojonegoro dan Suwarno (46), sopir bus asal Tuban mengalami patah tulang

Ipda Aswoko mengungkapkan proses penyelidikan masih berjalan. Pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kelayakan jalur.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow