Kemenhaj Jombang Matangkan Persiapan Haji 2027, Verifikasi Jemaah Prioritas Lansia Digencarkan
Jombang, (afederasi.com)– Setelah rangkaian ibadah haji tahun 2026 usai, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang langsung bergerak cepat melakukan persiapan dini untuk penyelenggaraan haji tahun 2027 mendatang.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Kemenhaj RI yang menekankan pentingnya persiapan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah .
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengungkapkan sejumlah tahapan krusial yang saat ini tengah berjalan. Fokus utama adalah memastikan kesiapan para calon jemaah haji (CJH), terutama dari segi administrasi dan verifikasi data.
"Untuk persiapan haji 2027, kami sudah melakukan berbagai langkah. Pertama, kami telah memberitahukan kepada para jemaah urut porsi dan jemaah prioritas lanjut usia (lansia)," ujar Ilham Rohim saat dikonfirmasi media afederasi.com di kantornya, Jumat (23/7/2026).
Ilham merinci, saat ini jajarannya sedang melakukan verifikasi tahap pertama bagi jemaah haji urut porsi 2027.
Dari data yang dihimpun, nomor porsi tertinggi sementara tercatat pada angka 1300731131 dengan tanggal pendaftaran tertinggi pada 9 januari 2013, yang menandakan masa tunggu yang cukup panjang bagi para pendaftar.
Adapun rincian data jemaah yang sedang didata adalah sebagai berikut:
1. Jemaah Prioritas Lansia: Sebanyak 64 jemaah telah masuk dalam daftar prioritas untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan dan pelayanan ekstra di Tanah Suci.
2. Jemaah Urut Porsi: Tercatat 1.282 jemaah yang masuk dalam daftar urut porsi.
3. Verifikasi Berkas: Lebih dari 1.000 jemaah telah mengumpulkan berkas verifikasi dan dinyatakan siap untuk diberangkatkan.
4. Jemaah Tunda: Sebanyak 84 orang menyatakan tunda keberangkatan.
5.Batas Akhir Berkas: Jemaah lain yang belum mengumpulkan berkas masih diberikan waktu hingga 29 Juli 2026 untuk menyerahkan surat pernyataan siap berangkat.
6. Juga perlu dipersiapkan jemaah haji untuk segera mengurus paspor sebagai dokumen perjalanan ibadah haji
Selain urusan administrasi, Kemenhaj Jombang juga fokus pada evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2026. Evaluasi ini melibatkan para jemaah dan petugas haji untuk mengukur kepuasan serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
"Secara umum, para jemaah dan petugas menyampaikan rasa senang dan bahagia atas penyelenggaraan haji tahun 2026. Ini menjadi modal berharga untuk perbaikan ke depannya," tambah Ilham.
Ilham juga menekankan pentingnya kesiapan pendamping lansia untuk mendampingi jemaah haji lansia, agar betul-betul siap secara fisik dan mental. Pendampingan di tanah suci membutuhkan kesabaran dan keikhlasan ekstra," pungkasnya.
Persiapan awal ini menjadi fondasi penting bagi Kemenhaj Jombang dalam menyongsong musim haji 2027, seiring dengan upaya nasional Kementerian Haji dan Umrah dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan jemaah.(san)
What's Your Reaction?

