Kejari Situbondo Berikan Perhatian Khusus kepada Korban Penyekapan

18 Mar 2023 - 21:10
Kejari Situbondo Berikan Perhatian Khusus kepada Korban Penyekapan
Kajari Situbondo saat mendatangi rumah korban (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) - Aksi dugaan penyekapan yang dialami SK mendapatkan perhatian dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo.

Kajari dan jajarannya mendatangi rumah SK untuk memastikan dugaan penyekapan yang dialami oleh SK sekaligus memberikan motivasi kepada SK.

Kajari Situbondo, Nauli Rahim Siregar mengatakan, kedatangannya ke rumah SK setelah membaca berita dari media cetak maupun tayangan di TV tentang adanya dugaan penyekapan yang dialami oleh SK. 

“Kami menyimak di media cetak maupun online tentang kasus yang dialami oleh SK. Makanya kami datang untuk memastikan dan ingin memberikan support kepada SK dan anak SK juga,” ungkap Kajari Nauli Rahim Siregar.Dalam kunjungan tersebut, Sabtu (18/3/2023).

Nauli  mengatakan pihaknya langsung berpapasan dengan SK dan mendengarkan cerita secara langsung dari korban dugaan penyekapan sekaligus cerita dari kerabat SK yang sudah menolong SK dari kosan tempat SK disekap.

“Dalam perbincangan kami dengan SK tentu ada sebuah peristiwa, dan ini sudah digali oleh teman-teman penyidik Polres Situbondo. Kami juga sudah mengkonfirmasi penyidik. Informasinya, kasus ini masih dalam lidik,” imbuh Kajari.

Nauli juga menegaskan semisal dugaan penyekapan itu memenuhi unsur-unsur pidana pihaknya bakal mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Tentunya tidak akan lepas koordinasi dengan Penyidik Polres Situbondo. 

“Kasus ini tidak akan dilepas, melainkan kami akan ikut serta mengawal adanya dugaan penyekapan yang dialami SK,” tegas Kajari.

Lebih dari itu, setelah pihaknya melihat tayangan berita yang diterbitkan oleh media dan disebar di berbagai grup whatsapp, pihaknya mengaku kaget dengan kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Situbondo yang tidak kunjung melakukan pengawalan terhadap SK.

“Kok bisa DP3A tidak merespon adanya kasus ini. Padahal ini sudah ranahnya DP3A. Jadi dalam kesempatan ini saya menyampaikan agar DP3A merespon secara cepat adanya kasus ini. Karena ini memang tugas DP3A dalam mengawalnya. Agar trauma si korban dapat ditangani. Sekali lagi DP3A harus datang dan mendampingi SK,” tegasnya.

Nauli menuturkan, kehadiran DP3A akan sangat membantu SK dalam menghadapi kasus yang sedang dialaminya. Psikisnya juga bakal tertangani dengan cepat ketika DP3A turun tangan.

“Semisal membutuhkan penanganan psikologi sudah seharusnya difasilitasi oleh DP3A,” tutupnya.(vya/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow