Inovasi Jemput Bola DPMPTSP Jombang: Program "Pinter Ngaji" Terbitkan NIB UMKM Gratis

17 May 2026 - 10:35
Inovasi Jemput Bola DPMPTSP Jombang: Program "Pinter Ngaji" Terbitkan NIB UMKM Gratis
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, saat dampingi salah satu warga mengurus surat NIB yang sudah jadi di stand DPMPTSP depan pintu masuk Kantor Pemkab, Minggu (17/05/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan mudah. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kini hadir program unggulan bernama "Pinter Ngaji", singkatan dari Perizinan Terpadu Langsung Jadi.

Terobosan ini merupakan bentuk layanan jemput bola yang menyasar langsung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah keramaian masyarakat.

Berbeda dengan layanan pada umumnya yang menunggu di kantor, DPMPTSP Jombang menggelar program Pinter Ngaji di area Car Free Day (CFD) Jalan KH Wachid Hasyim, di depan pintu masuk kantor Pemkab Jombang pada Minggu (17/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, memanfaatkan momen berkumpulnya warga dari berbagai kecamatan.

Hasilnya, layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM bisa diselesaikan hanya dalam waktu 10 menit tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, menjelaskan bahwa pendekatan jemput bola ini sengaja dipilih untuk mengatasi kendala klasik para pelaku UMKM yang tidak sempat datang ke Mall Pelayanan Publik.

"Kami menilai antusiasme para pelaku usaha UMKM ketika kita lakukan di desa sangat tinggi. Ke depannya akan satu bulan sekali kita gelar CFD untuk melaksanakan perizinan di acara ini," ujar Bayu di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, persyaratan yang dibawa sangat sederhana, hanya KTP, nomor WA aktif atau email, serta NPWP yang bersifat opsional. Target utama program ini adalah memastikan seluruh UMKM memiliki NIB sebagai pintu masuk pemasaran yang lebih luas.

"Target kami sebetulnya para pelaku usaha ini bisa mendapatkan NIB, sehingga nanti kita coba motivasi untuk bisa masuk ke marketingnya Kabupaten Jombang," imbuhnya.

Program Pinter Ngaji yang masih dalam tahap uji coba ini dirancang menjadi agenda rutin. Ke depan, DPMPTSP akan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

"Nanti ke depannya kami akan berkolaborasi dengan OPD lainnya. Warga yang datang di CFD tidak hanya membantu UMKM tapi bisa hadir di Taman Informasi untuk mengurus layanan,," ungkap Bayu.

Lebih lanjut, para pelaku usaha yang telah memiliki NIB nantinya akan diklasifikasikan dan difasilitasi melalui koperasi untuk masuk ke dalam jaringan pemasaran daerah.

Uniknya, dalam kegiatan ini 30 pegawai yang bertugas juga tidak diperbolehkan membawa bekal, melainkan diarahkan membeli sarapan di CFD untuk membantu UMKM setempat.

Salah satu warga yang merasakan langsung kemudahan layanan ini adalah Mirza Fahrul Ulum, warga Dusun Kabunan, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan. Ia mengurus NIB untuk usaha singkong keju dan nasi pecel.

"Alhamdulillah, semuanya lancar tanpa kendala. Hanya 10 menit sudah jadi Mas NIB-nya. Semoga kegiatan jemput bola ini tetap berlanjut, bisa membantu warga, gratis, dan pelayanannya ramah," pungkas Mirza dengan antusias.

Langkah inovatif ini dinilai sangat penting mengingat masih banyaknya pelaku UMKM di Jombang yang menjalankan usaha tanpa legalitas resmi. Bukan karena tidak mau, tetapi terkendala waktu dan akses layanan. 

Dengan adanya Layanan Jemput Bola di CFD, DPMPTSP berharap semakin banyak UMKM Jombang yang naik kelas melalui kepemilikan NIB sebagai syarat akses perbankan, pelatihan, hingga perlindungan usaha.(san)

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow