Cetak Bibit Unggul, Askab PSSI Trenggalek Gelar Liga Pelajar Piala Kemerdekaan RI
Askab PSSI Trenggalek menggelar Liga Pelajar Piala Kemerdekaan RI untuk pertama kalinya. Ketua DPRD Trenggalek berharap ajang ini lahirkan atlet sepak bola berbakat.
Trenggalek, (afederasi.com) – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Trenggalek mencetak sejarah baru dengan menggelar Liga Pelajar Piala Kemerdekaan RI. Turnamen yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA sederajat ini berlangsung di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, sejak Minggu (12/7/2026).
Ketua Askab PSSI Trenggalek, Puguh Purnomo, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya ajang ini. Ia menyebut turnamen tersebut merupakan terobosan baru dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Trenggalek.
"Ini pertama kali dalam sejarah di Kabupaten Trenggalek ada liga pelajar untuk sepak bola. Kami berkomitmen menjadikan ini sebagai program kerja rutin tahunan," ujar Puguh, Senin (13/7/2026).
Puguh merinci, turnamen ini diikuti oleh 12 tim tingkat SMP dan 8 tim tingkat SMA. Kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi yang digelar selama delapan hari, mulai 12 hingga 17 Juli, sebelum memasuki babak semifinal dan final pada 24-25 Juli mendatang. Selain piala, pihak penyelenggara juga telah menyiapkan uang pembinaan bagi para pemenang.
Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, yang hadir membuka turnamen secara resmi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Ia berharap ajang ini menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit pesepak bola berprestasi di masa depan.
"Kita harus mendukung penuh program Askab PSSI ini agar terus berjalan. Tujuannya jelas, kita ingin menemukan talenta muda untuk dipersiapkan ke ajang yang lebih tinggi," tutur Doding.
Dalam kesempatan tersebut, Doding juga menyoroti kondisi Stadion Menak Sopal yang menjadi satu-satunya lokasi pusat olahraga di Trenggalek. Ia mengakui adanya urgensi renovasi, terutama pada fasilitas toilet dan pemeliharaan rumput lapangan.
"Kami menyadari keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini. Namun, kami akan berusaha bertahap melakukan perbaikan. Kami juga berharap ada dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk renovasi stadion," jelasnya.
Lebih lanjut, Doding memandang perlunya pembangunan lapangan alternatif di Trenggalek. Hal ini dinilai krusial agar kegiatan olahraga tidak terpusat di satu titik, sehingga agenda kompetisi dapat berjalan lebih efektif di masa mendatang.(pb/dn)
What's Your Reaction?

