ASN Trenggalek WFH Tiap Rabu, Bupati Arifin: Hemat BBM demi Perbaiki Infrastruktur

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memproyeksikan penghematan anggaran operasional sebesar Rp9 miliar dari kebijakan WFH ASN untuk dialokasikan ke perbaikan infrastruktur jalan

17 Apr 2026 - 04:37
ASN Trenggalek WFH Tiap Rabu, Bupati Arifin: Hemat BBM demi Perbaiki Infrastruktur
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat hadiri halal bihalal di Munjungan (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyiapkan skema strategis guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini berencana mengalokasikan hasil penghematan operasional dari kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk perbaikan jalan-jalan rusak di Kabupaten Trenggalek.

Hal tersebut ditegaskan Mas Ipin saat menghadiri agenda Halal Bihalal di Koperasi Serba Usaha (KSU) Sumber Makmur, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. Di hadapan masyarakat setempat, ia menjelaskan bahwa kebijakan WFH yang diambil pemerintah daerah harus memiliki tujuan yang terukur dan berdampak langsung pada kepentingan rakyat.

"Setelah kami hitung bersama jajaran, proyeksi penghematan operasional dari kebijakan WFH ini bisa menyentuh angka Rp9 miliar. Anggaran inilah yang nantinya akan kita alokasikan kembali untuk infrastruktur jalan," ujar Mas Ipin di sela-sela kegiatan tersebut.

Berbeda dengan daerah lain, Pemkab Trenggalek tidak terburu-buru menerapkan WFH meski pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau menyusul kenaikan konsumsi BBM akibat ketegangan geopolitik global. Mas Ipin mengaku melakukan kalkulasi matang agar kebijakan ini benar-benar selaras dengan semangat efisiensi energi dan anggaran.

"Jika tidak memberikan dampak signifikan terhadap penghematan, buat apa WFH dilaksanakan? Kami ingin kebijakan ini benar-benar berdampak pada penghematan konsumsi BBM," tegas Bupati muda tersebut.

Terkait teknis pelaksanaan, Mas Ipin memilih waktu yang tidak lazim guna menjaga produktivitas dan etos kerja bawahannya. Ia memutuskan agar ASN menjalankan tugas dari rumah setiap hari Rabu, bukan di hari Jumat, untuk menghindari potensi penyalahgunaan waktu kerja sebagai libur panjang (long weekend).

"Saya sudah izin untuk melaksanakan WFH setiap hari Rabu. Ini bukan libur, ASN tetap bekerja dari rumah. Kami hindari hari Jumat agar tidak terjadi fenomena libur panjang yang justru kontraproduktif," imbuhnya.

Menutup keterangannya, Mas Ipin menjamin bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Ia memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan layanan masyarakat akan tetap beroperasi secara normal tanpa gangguan, meski sebagian instansi administratif lainnya sedang menjalankan skema kerja dari rumah.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow