Wakil Bupati dan Anggota Fraksi DPRD Masuk Bursa Ketua DPC PKB Jombang

05 Apr 2026 - 07:22
Wakil Bupati dan Anggota Fraksi DPRD  Masuk Bursa Ketua DPC PKB Jombang
Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), Minggu (05/04/2026).(Foto : Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk mencari nahkoda baru, Minggu (05/04/2026). 

Agenda penting partai berlambang bola dunia ini berlangsung di Hotel Azana, Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, dan menghasilkan 7 calon ketua yang akan bersaing melalui uji kompetensi berbasis scientific.

Muscab PKB Jombang pagi tadi dibuka langsung oleh Ketua DPC PKB Jombang, Hadi Atmaji. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PKB Jawa Timur, Halim Iskandar, serta Ketua DPP PKB, Daniel Johan, yang turut memantau jalannya musyawarah di tengah kader.

Wakil Ketua DPC PKB Jombang, M. Subaidi Muchtar menjelaskan bahwa Muscab kali ini berbeda dengan sistem pemilihan umum pada umumnya.

PKB telah meninggalkan pola liberal yang dinilai jauh dari kompetensi kepemimpinan. Musyawarah ini hanya sebatas mengusulkan nama, sementara kelayakan akan diuji ketat.

"Dua nama diusulkan dalam Muscab ini, yaitu Erna Kuswati (anggota DPRD Jombang Fraksi PKB) dan KH Salmanuddin Yazid (Wakil Bupati Jombang).

Di luar itu, DPP telah melakukan pemetaan terhadap 5 nama lain. Jadi total ada 7 calon ketua," ujar M.Subaidi Muchtar kepada wartawan di lokasi.

Daftar 7 Calon Ketua PKB Jombang

Ketujuh kandidat yang mengemuka dalam bursa calon ketua DPC PKB Jombang periode mendatang adalah:

1.Anas Burhani (Anggota DPRD Kabupaten Jombang)

2.Hadi Atmaji (Ketua DPC PKB Kabupaten Jombang petahana)

3.M. Waliyul Hakim ( Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim)

4.Mochammad Fauzan (Anggota DPRD Kabupaten Jombang)

5.Kartiyono (Anggota DPRD Kabupaten Jombang)

6.KH Salmanuddin Yazid (Gus Salman - Wakil Bupati Jombang)

7.Hj. Erna Kuswati (Anggota DPRD Jombang)

Dua Tahap Uji Kompetensi (UKK)

Lebih lanjut, Subaidi merinci bahwa seluruh kandidat tidak akan langsung ditunjuk. Mereka harus melewati dua kali Uji Kompetensi Kemampuan (UKK) yang ketat.

Pertama, tes psikotes yang diselenggarakan di Lembaga Psikologi Universitas Negeri Malang (UM). Kedua, mereka akan menjalani tes wawancara langsung dengan DPP PKB di Jakarta.

"Jadi pendekatannya adalah pendekatan scientific. Kita nilai kemampuan, kompetensi, dan kepemimpinannya seperti apa. Prosesnya memang seperti itu. Kita sudah meninggalkan pola pemilihan yang sangat liberal," tegas Subaidi.

Dengan sistem berbasis kompetensi ini, PKB Jombang berharap mendapatkan pemimpin yang benar-benar mumpuni untuk membesarkan partai di Kota Santri. Siapa pun yang terpilih nanti, prosesnya akan ditentukan oleh hasil uji kompetensi, bukan sekadar popularitas. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow