Teknik Dasar Menembak Pistol Ketua Perbakin Jombang

28 Jul 2026 - 19:41
Teknik Dasar Menembak Pistol Ketua Perbakin Jombang
Latihan menembak dengan pistol saat penembak melakukan bidikan ke target dilapangan tembak Korem 082/CPYJ & Perbakin Jombang , Selasa (28/07/2026).(Foto: Santoso/afederasi. com)

Jombang, (afederasi.com)– Olahraga menembak identik dengan keberanian, konsentrasi, dan kejelian membidik sasaran. Di balik gemericik suara tembakan, ada seni dan teknik yang perlu dikuasai, terutama bagi para pemula yang ingin memulai hobi atau serius menekuni cabang olahraga presisi ini.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Jombang, Agus Budi Hartono, membagikan sejumlah tips penting bagi pemula yang ingin belajar menembak pistol.

Hal ini disampaikannya saat ditemui di Lapangan Tembak Korem 082/CPYJ  dan Perbakin Jombang yang berlokasi di Dusun Sumbernongko, Desa Denanyar, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Selasa (28/07/2026).

Menurut Agus, menembak pistol bukanlah perkara mudah dan membutuhkan penguasaan teknik dasar yang solid, ada empat unsur utama yang harus benar-benar dikuasai oleh seorang penembak.

"Teknik dasarnya adalah grip atau pegangan. Kedua, ini adalah posisi tubuh atau stance. Kemudian yang ketiga adalah penyelarasan bidikan atau sight alignment. Yang keempat, kontrol picu atau trigger control. Keempat unsur ini harus betul-betul dikuasai," terangnya.

Keempat elemen ini saling berkaitan. Grip yang mantap memberikan fondasi, sementara stance yang tepat menjaga keseimbangan tubuh. Sight alignment memastikan pistol mengarah tepat pada sasaran, dan trigger control yang halus memastikan tembakan tidak bergeser saat pelatuk ditekan.

(Ketua Perbakin Jombang : Agus Budi Hartono)

Untuk mencapai tembakan yang presisi, Agus memperkenalkan sebuah rumus mudah bernama Nabitepi. Rumus ini merupakan akronim dari langkah-langkah yang harus dilakukan saat akan melepaskan tembakan.

"Nafas itu yang dimaksud dengan tarik nafas, lepaskan. Kemudian 'bi' di sini adalah bidik, bagaimana cara kita membidik yang tepat itu seperti apa. Kemudian 'tepi' itu tekan picu, adalah kontrol dari trigger.

Tidak boleh kita menekannya sembarangan, harus betul-betul soft supaya benar-benar mengenai sasaran dan presisi pada tembakan," jelas Agus.

Teknik pernapasan sangat penting dalam menembak. Menarik napas, menghembuskannya, dan berhenti sejenak di akhir hembusan adalah momen terbaik untuk membidik dan menekan pelatuk karena tubuh dalam kondisi paling stabil .

Agus menambahkan bahwa teknik dasar yang sama berlaku untuk berbagai jarak tembak, asalkan senjata sudah terkalibrasi dengan benar (zero).

"Sebetulnya kalau senjata itu betul-betul sudah zero, meskipun itu jarak 15 meter, 20 meter, 25 meter, ataupun 30 meter, tekniknya sama saja. Standarnya untuk pistol maksimal biasanya 25 sampai dengan 30 meter. Yang dilombakan ada 15, 20, kemudian 30 meter," pungkasnya.

Namun, satu hal yang tak boleh dilupakan sebelum memulai latihan adalah melakukan peregangan atau stretching.

"Sebelum menembak kita harus stretching atau penguluran supaya otot-otot kita renggang. Setelah itu baru kita mulai untuk menembak dan menerapkan teknik-teknik dasar yang sudah saya sampaikan," tutup Agus .

Dengan bimbingan yang tepat dan latihan yang konsisten, olahraga menembak dapat menjadi aktivitas yang aman, menantang, dan membanggakan. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow