Satu Penghuni Sakit Nyaris Terjebak, Tiga Rumah di Situbondo Ludes Terbakar

Kebakaran hebat melanda pemukiman di Desa Sumberejo, Situbondo, Senin (27/4/2026). Tiga rumah hangus terbakar dengan kerugian mencapai Rp100 juta akibat dugaan korsleting listrik.

27 Apr 2026 - 04:18
Satu Penghuni Sakit Nyaris Terjebak, Tiga Rumah di Situbondo Ludes Terbakar
Damkar saat proses pemadaman rumah yang terbakar (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Ketenangan warga di Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, seketika pecah akibat amukan si jago merah pada Senin (27/4/2026) pagi. Tiga unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah api menjalar dengan cepat pada pukul 06.20 WIB.

Kobaran api pertama kali terlihat oleh salah seorang warga bernama Lora Faiq. Situasi sempat mencekam lantaran salah satu pemilik rumah, Baharudin, tengah terlelap di dalam kamar dalam kondisi sakit saat api mulai mengepung bangunan.

"Saat itu kondisi cukup darurat karena salah satu penghuni rumah, Bapak Baharudin, sedang tertidur dalam kondisi sakit," ujar Petugas UPT Pemadam Kebakaran Situbondo, Ferdi Ujang, saat dikonfirmasi.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal langsung berhamburan melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Fokus utama warga adalah menyelamatkan Baharudin dari kepungan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Asembagus dan Kota Situbondo segera dikerahkan untuk memutus perambatan api. Setelah berjibaku dengan kobaran api selama hampir tiga jam, petugas akhirnya berhasil melakukan pembasahan total sekitar pukul 09.00 WIB.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. Rumah milik Zainul Bahri dilaporkan rata dengan tanah, sementara rumah milik Baharudin dan Surya Darmali mengalami kerusakan berat pada konstruksi bangunan.

Ferdi menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan pemicu utama api yang menghanguskan bangunan permanen dan semi-permanen tersebut.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian," pungkas Ferdi.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow