RSUD dr Karneni Campurdarat Siapkan Enam Prioritas Layanan Poliklinik

RSUD dr Karneni Campurdarat Siapkan Enam Prioritas Layanan Poliklinik
Direktur RSUD dr Karneni Campurdarat, dr Rio Ardona, MMRS saat menunjukkan maket progres pembangunan RSUD Campurdarat (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - RSUD dr Karneni Campurdarat telah siapkan enam prioritas layanan poliklinik untuk layanan kesehatan yang bakal launching di Desember mendatang.

Adapun ke 6 layanan poliklinik tersebut meliputi, poliklinik anak dan tumbuh kembang, poliklinik penyakit dalam, poliklinik bedah, poli paru, poli kulit, dan poli kebidanan dan kandungan (obgyn). 

Direktur RSUD Campurdarat, dr Rio Ardona, MMRS mengatakan sebelumnya pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang untuk melakukan survey sesuai demografi masyarakat Campurdarat keterkaitan dengan masalah penyakit. 

Hasilnya diketahui, sesuai demografi penyakit tertinggi yang dialami masyarakat Campurdarat yakni penyakit paru- paru dan kulit. 

"Maka langsung kita siapkan poli ini agar nanti ketika sudah launching bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar," ujarnya. 

Menurut Rio saat ini progres kontruksi gedung RSUD Campurdarat tahap dua diangka 85 persen dan pihaknya menarget Oktober ini telah selesai. Sehingga di awal November mendatang sudah bisa dibuka dan memberikan pelayanan untuk sebagian masyarakat. 

Sedangkan progres pembangunan tahap 3 saat ini masih diangka 20 persen. 

"Rencana kami di awal November kita manfaatkan dulu gedung tahap 2 untuk mulai buka pelayanan. Namun untuk launchingnya tetap di Desember menunggu tahap 3 selesai," katanya. 

Lanjut Rio, di awal buka pelayanan November nanti pihaknya telah menyiapkan 50 tempat tidur (TT) sesuai dengan standart minimal jumlah TT RSUD tipe D. Kemudian di Desember ketika launching TT bakal ditambah menjadi 93 TT. 

Berdasarkan master plan RSUD tipe D ini bisa dinaikkan menjadi tipe C. Sehingga maksimal TT bisa di upgrade menjadi 197 TT. 

"Namun maksimal Desember saat launching masih 93 TT," ucapnya. 

Rio menambah, untuk persiapan launching pihaknya sudah mengurus perizinan RS dan alat- alat kesehatan (alkes) juga sudah disiapkan untuk menunjang pelayanan. 

"SDM kesehatan juga sudah disiapkan, dan kami bakal maksimalkan SDM yang ada," tandasnya. (er/dn)