PWI Jember Kolaborasi dengan BI dan Pemkab, Sosialisasikan QRIS ke Jurnalis dan Mahasiswa

27 Apr 2024 - 18:43
PWI Jember Kolaborasi dengan BI dan Pemkab, Sosialisasikan QRIS ke Jurnalis dan Mahasiswa
Sosialisasi QRIS yang digelar PWI Jember menggandeng BI KPW Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (27/4/2024). (Deni Ahmad Wijaya/afederasi.com)

Jember, (afederasi.com) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Jember dan Pemkab setempat mensosialisasikan QRIS.

Peserta sosialisasi adalah ratusan jurnalis dan mahasiswa. Acara digelar di pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (27/4/2024).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 tingkat Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Jember.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jember, Andi Anjum menyebut banyaknya manfaat QRIS bagi pelaku usaha, khususnya pelaku UMKM.

"Dengan QRIS, kita bisa bertransaksi lebih luas. Jadi tidak hanya terbatas secara teritori, tapi juga bisa bertransaksi dengan mitra ke luar daerah," ucap Andi Anjum.

Berkat kemudahan tersebut, banyak warga Indonesia khususnya di Kabupaten Jember yang telah menikmati manfaat QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Terbukti, pada tahun 2023 volume transaksi QRIS tembus 3,5 juta, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2,6 juta transaksi.

"Kita berharap bahwa ke depan ini akan terus meningkat hingga menyentuh volume angka transaksi 4,5 juta," ungkap Andi Anjum.

Istimewanya, QRIS tidak hanya ada di Indonesia saja, namun juga telah ekspansi ke 3 negara lain, yakni Malaysia, Singapura, dan Taiwan. 

"Jadi warga Indonesia bisa bertransaksi menggunakan QRIS pada 3 negara tersebut," ujar Andi Anjum.

Kemudian khusus kepada insan pers, Andi berharap agar ke depan bisa terus bersinergi dalam menyosialisasikan QRIS kepada masyarakat.

"Sosialisasi melalui media demi memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat terkait QRIS," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Udaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember, Sartini, mengatakan hal senada.

"QRIS penting terutama bagi pelaku UMKM maupun seluruh pengusaha di Jember. Ini bisa meminimalis transaksi yang ribet seperti membawa uang yang berisiko," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Jember terdapat 247 ribu UMKM yang telah terhimpun dalam data sistem online Diskopum Jember.

Namun sayangnya, dari sekian banyak UMKM tersebut hanya sebagian kecil yang menggunakan QRIS, padahal Diskopum sudah gencar melakukan sosialisasi.

Untuk itu, Sartini merasa perlu meningkatkan kolaborasi dan bersinergi dengan banyak pihak, termasuk BI dan insan pers, untuk menyosialisasikan QRIS kepada masyarakat.

"Hal ini agar pelaku pemahaman UMKM semakin meningkat tentang QRIS," tandas Sartini. (Den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow