Prabowo Subianto Tampil Santai dan Tegas dalam Debat Perdana Capres
Direktur Eksekutif Aljabar Strategic dan pengamat politik, Arifki Chaniago, memberikan penilaian positif terhadap penampilan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, dalam debat perdana capres yang digelar oleh KPU pada Selasa (12/12).
Jakarta, (afederasi.com) - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic dan pengamat politik, Arifki Chaniago, memberikan penilaian positif terhadap penampilan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, dalam debat perdana capres yang digelar oleh KPU pada Selasa (12/12). Menurutnya, Prabowo tampil santai, tegas, dan tanpa dibuat-buat.
"Saya melihat, walaupun ini adalah debat formal KPU, Prabowo tetap menampilkan sosok yang tegas, santai, memiliki wacana yang menarik terlihat dalam beberapa ungkapan-ungkapan Prabowo yang dilontarkan ke Mas Ganjar ataupun kepada Mas Anies," ungkap Arifki kepada wartawan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Rabu (13/12).
Santai dan Tegas, Prabowo Menyikapi Isu Sensitif dengan Bijak
Arifki mencontohkan beberapa kata-kata Prabowo yang dianggapnya santai, seperti ketika Prabowo mengomentari pernyataan Anies terkait Papua. Prabowo menyatakan, "Mas Anies, Mas Anies, menyelesaikan Papua itu tidak sesederhana itu, ada soal ideologi, geopolitik." Menurut Arifki, Prabowo menghadapi isu sensitif ini dengan sikap yang cukup santai, namun tetap mengandung kejelasan dalam penyampaian.
"Artinya ini kan yang cukup menarik, bagaimana cara Prabowo membawakan debat kali ini, berbeda dengan debatnya di tahun 2014 dan 2019. Prabowo tidak menghilangkan bahasa-bahasa lebih gampang dicerna di publik. Dan terbukti beberapa kata-kata atau ungkapannya akhirnya viral di media sosial," jelas Arifki seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Arifki juga menyebut bahwa Prabowo benar-benar menguasai panggung debat. Saat menerima serangan pertanyaan terkait isu Mahkamah Konstitusi (MK) dan pertanyaan mengenai hak asasi manusia (HAM), Prabowo memberikan jawaban tegas.
"Prabowo menjawabnya dengan tegas artinya Pak Prabowo meng-clear-kan proses di MK. Ini kan dah clear, pilihan tinggal tergantung pada rakyat. Kita lihat walaupun pertanyaan yang sensitif tetapi tetap dijawab Prabowo dengan baik. Berikutnya pertanyaan dari Mas Ganjar. Ini kan pertanyaan yang terkesan berulang-ulang dari 2014, 2019. Artinya soal-soal HAM ini kan sudah clear," papar Arifki seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Arifki mengingatkan publik bahwa dalam debat perdana capres, Prabowo memberikan jawaban yang jujur, terutama terkait isu Mahkamah Konstitusi dan HAM. Ia menekankan bahwa isu HAM seharusnya bukan serangan personal, dan publik seharusnya memfokuskan pertanyaan pada isu-isu yang lebih konkret, seperti isu keamanan saat ini, dan menghindari pertanyaan yang masih bersifat praduga.
"Isu HAM ini seperti serangan personal padahal sebenarnya yang harus ditanyakan isu-isu yang lebih kongkrit misalnya isu keamanan hari ini, jangan bertanya isu yang masih praduga," ujar Arifki seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)
What's Your Reaction?



