Polres Jember Terjunkan 650 Personil, Dirikan Tujuh Pos Nataru 

21 Dec 2024 - 06:15
Polres Jember Terjunkan 650 Personil, Dirikan Tujuh Pos Nataru 
Jajaran Forkopimda Kabupaten Jember  saat jumpa pers di halaman Mapolres Jember, Jum'at (20/12/2024). (Agung/afederasi.com)

Jember, (afederasi.com) - Menyambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polres Jember menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin semeru dilaksanakan selama 12 hari di halaman Mapolres Jember, Jum'at (20/12/2024). 

Dalam operasi ini lilin Semeru, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengungkapkan ada 7 pos pengamanan didirikan oleh polres Jember menjadi titik keramaian masyarakat.

Bahwa beberapa lokasi menjadi perhatian utama diantaranya Alun Alun Jember, Terminal Tawang Alun, Garahan Silo, tempat-tempat wisata, seperti Pantai Pancer, Paseban, Puger, Watu Ulo dan Pantai Papuma. 

"Semua pos yang didirikan untuk mengantisipasi ganguan lalulintas maupun gangguan Kamtibmas,"ucap Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi. 

Jumlah titik pengamanan di wilayah kabupaten Jember ada 79 gereja di kota maupun di kecamatan terkait pengamanan perayaan Natal dan Tahun baru. 

"Polres Jember juga mengundang FKUB, GKJW dan majelis gereja. Selain itu melibatkan ormas islam untuk bisa membantu mengamankan gereja bentuk toleransi antar agama,"menurutnya. 

Masih kata Kapolres Jember, Jumlah personil dari polri sejumlah 650 personil, dan di bantu stekhoder lainnya sejumlah 500 akan di sebar seluruh di titik pengamanan di rencanakan.

"Sementara potensi kemacetan di beberapa ruas jalan diantaranya arus lalu lintas di Jalan simpang 4 Mangli, jalur gumitir, tempat pantai wisata dan Tanggul rawan macet,"pungkasnya 

Bupati Jember Hendy Siswanto menambahkan, kenaikan pengunjung dan mudik Natal dan tahun Baru semakin meningkat sekitar 2,38 persen. Tentunya perlu penanganan serius harus berkolaborasi. 

"Kami berharap temen temen Pemkab Jember Dinas perhubungan dan Satpol-PP, bisa membantu lokasi kecepatan mengurangi rambu rambu di posko titik rawan,"harapnya.

Cuaca saat ini sedang hujan dan kondisi di lapangan harus di antisipasi terutama jalan, maka dari itu petugas dari Pemkab, bisa aktif memakai jaket untuk mengamankan kendaraan yang lewat kalau airnya cukup tinggi. 

"Antisipasi di pesisir pantai perlu di worning terjadi seperti di pantai Puger air laut naik ada beberapa warung di terjang air pasang, Kemudian pengamanan polariud di pantai melarang harus tegas tidak boleh mandi di laut," pungkasnya (gung)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow