Pemkab Bondowoso Hadiri Deklarasi Pemilu Damai 2024, Begini Pesan Plh Sekda Haeriyah Yuliati

"Kita boleh berbeda, tapi tetap menjadi satu yaitu di bawah naungan NKRI. Tentunya para petinggi partai tentunya sudah paham, karena deklarasi ini bukan pertama kali," tegas Haeriyah.

30 Oct 2023 - 13:21
Pemkab Bondowoso Hadiri Deklarasi Pemilu Damai 2024, Begini Pesan Plh Sekda Haeriyah Yuliati
Plh Sekda Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati membubuhkan tandatangan dalam deklarasi pemilu damai 2024. (Istimewa)

Bondowoso, (afederasi.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menghadiri deklarasi pemilu damai di pendopo Bupati Bondowoso, Senin (30/10/2023).

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati menyampaikan beberapa pesan dalam deklarasi pemilu damai tersebut.

Acara tersebut tidak hanya dihadiri penyelenggara pemilu dan Pemkab Bondowoso, melainkan peserta pemilu 2024 dan forkopimda.

Dalam acara Deklarasi Pemilu Damai itu, para undangan secara antusias mendengarkan paparan para pemberi sambutan di Pusat.

Hadir dalam acara Deklarasi Pemilu Damai, Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto yang diwakili oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda), Haeriyah Yuliati dan seluruh pimpinan partai politik.

Plh Sekda Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengutarakan, dengan dilaksanakannya Deklarasi Pemilu Damai tersebut merupakan salah satu kolaborasi dari seluruh element masyarakat, utamanya para Peserta Kontestasi Politik.

"Agar kita memiliki visi dan misi yang sama, dengan kebersamaan ini pemilu bisa Berjalan dengan lancar aman dan damai, utamanya di Kabupaten Bondowoso," katanya.

Haeriyah mengakui bahwa Deklarasi itu merupakan kegiatan yang ketiga kalinya dengan menggandeng [ihak Kepolisian.

Ia menilai, semakin sering dilaksankannya Deklarasi maka, ketajaman sebuah Visi dan misi untuk menjaga keutuhan NKRI akan semakin erat.

"Ini merupakan Deklarasi ke 3. Semakin sering diasah, maka akan semakin tajam. Dari hal ini lah wajib kiranya kita semua melaksanakan pemilu damai, demi kepentingan masyarakat," paparnya.

Menurutnya, berbeda pilihan merupakan suatu hal yang lumrah.

Akan tetapi dalam perbedaan haruslah menjadi sebuah tujuan agar dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi berjalan dengan aman, damai dan lancar.

"Kita boleh berbeda, tapi tetap menjadi satu yaitu di bawah naungan NKRI. Tentunya para petinggi partai tentunya sudah paham, karena deklarasi ini bukan pertama kali," tegas Haeriyah. (den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow