Lepas 1.175 Jemaah Haji, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Titip Pesan Jaga Fisik

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin resmi melepas 1.175 Jemaah Calon Haji (JCH) ke Tanah Suci. Intip pesan pentingnya untuk menjaga fisik jemaah.

17 May 2026 - 21:06
Lepas 1.175 Jemaah Haji, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Titip Pesan Jaga Fisik

Tulungagung, (afederasi.com) – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Minggu (17/5/2026). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, secara resmi melepas ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Tulungagung yang siap bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum terbang ke Tanah Suci.

Dalam momentum sakral tersebut, Ahmad Baharudin menunjukkan komitmen dan perhatian besarnya terhadap keselamatan warga Tulungagung. Prosesi pemberangkatan ini dibagi ke dalam empat kelompok terbang (Kloter) reguler. Gelombang pertama diawali oleh Kloter 102 yang diberangkatkan pada sore hari, kemudian disusul oleh Kloter 103, 104, dan 105 yang diberangkatkan secara berurutan menjelang tengah malam.

Sebagai kepala daerah, Ahmad Baharudin memberikan perhatian ekstra pada kesiapan fisik para jemaah. Mengingat cuaca dan dinamika di Arab Saudi yang membutuhkan stamina prima, ia memberikan wejangan khusus agar para tamu Allah ini senantiasa memprioritaskan kesehatan mereka selama beribadah.

"Kami tekankan jaga kesehatan fisik, perbanyak makan dan minum serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu," ujar Ahmad Baharudin dengan penuh takzim.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar para jemaah tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berat di luar rukun wajib haji. Ia juga meminta jemaah aktif berkomunikasi dengan ketua kloter maupun Tim Kesehatan yang mendampingi sepanjang perjalanan.

"Cukup jalankan saja syarat wajib dan rukun haji. Kami doakan semua JCH selamat sampai tujuan hingga kepulangan," tutur Ahmad Baharudin. 

Kesiapan matang Pemerintah Kabupaten Tulungagung ini bersinergi dengan langkah taktis Kantor Kementerian Agama Tulungagung. Berdasarkan data yang dihimpun, total jemaah yang berangkat pada tahun ini mencapai 1.175 orang. Jumlah ini sedikit berubah dari rencana awal sebanyak 1.178 orang akibat dinamika kondisi kesehatan jemaah menjelang hari keberangkatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Tulungagung, Suryani, mengungkapkan bahwa ada tiga jemaah yang terpaksa batal berangkat. Berdasarkan laporan medis, dua jemaah harus menjalani opname intensif di rumah sakit, di mana salah satunya didampingi oleh sang istri yang memilih mundur demi merawat suaminya. Sementara itu, satu jemaah lainnya dilaporkan meninggal dunia.

"Ada satu JCH yang opname dan istrinya yang juga JCH memilih mundur karena harus menemani. Sedangkan satu JCH lainnya meninggal dunia," ungkap Suryani memvalidasi kondisi di lapangan.

Kendati terdapat dinamika tersebut, pelayanan optimal tetap menjadi prioritas utama. Untuk memastikan jemaah lansia dan yang membutuhkan bantuan dapat beribadah dengan nyaman, pihak panitia telah mendistribusikan 12 unit kursi roda langsung ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya bersamaan dengan pengiriman koper jemaah sehari sebelumnya.

Senada dengan visi Plt Bupati, Suryani juga mengingatkan jemaah untuk cerdas dalam mengatur ritme ibadah selama di Tanah Suci. Fokus pada ibadah wajib menjadi kunci agar stamina jemaah tidak kedodoran di awal waktu.

"Kami sudah berpesan agar ibadah sunnah tidak langsung dikerjakan, utamakan rangkaian kegiatan ibadah Haji saja. Setelah selesai ibadah Haji, baru kerjakan ibadah sunnah," pungkas Suryani.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow