Kebakaran Mesin Blower di Pabrik Menganti Gresik, Damkar Cegah Api Meluas ke Gudang
Berdasarkan keterangan Ardian selaku HRD PT Multi Pratama Wijaya, api diduga berasal dari serbuk kayu yang terbakar dan keluar melalui mesin output blower. Kobaran kemudian merambat ke serbuk kayu di atas atap gudang hingga menyambar kabel listrik di bagian luar bangunan.
Gresik, (afederasi.com) – Kebakaran terjadi di area PT Multi Pratama Wijaya di Jalan Kepatihan No. 88, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (23/06/2026). Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik, api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Laporan kejadian diterima sekitar pukul 13.05 WIB. Personel Pos Damkar Menganti langsung diberangkatkan tiga menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 13.19 WIB untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan keterangan Ardian selaku HRD PT Multi Pratama Wijaya, api diduga berasal dari serbuk kayu yang terbakar dan keluar melalui mesin output blower. Kobaran kemudian merambat ke serbuk kayu di atas atap gudang hingga menyambar kabel listrik di bagian luar bangunan.
“Begitu menerima laporan, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke area lain yang berpotensi memperbesar kebakaran,” ujar petugas Perwira piket Damkar M. Nurul Haqqi.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan meminimalkan risiko kebakaran kembali.
“Setelah pemadaman, kami melakukan pembasahan dan pengecekan menyeluruh hingga lokasi benar-benar dinyatakan aman sebelum kembali ke pos,” lanjut Haqqi.
Penanganan berakhir sekitar pukul 15.48 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil semprot, satu unit kendaraan water supply, dan enam personel dari Pos Damkar Menganti. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara nilai kerugian material masih dalam penyelidikan.
Data Damkar Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa hingga 23 Juni 2026 telah terjadi 24 peristiwa kebakaran dan 89 operasi penyelamatan (rescue) sepanjang bulan Juni. Dengan kata lain, rata-rata lebih dari satu kejadian kebakaran ditangani setiap hari selama bulan ini, menunjukkan tingginya intensitas tugas yang dihadapi petugas di lapangan.
Sementara Kadis Damkarla Gresik, Suyono mengimbau perusahaan maupun masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan peralatan produksi, terutama yang berkaitan dengan material mudah terbakar seperti serbuk kayu.
Selain itu, lingkungan kerja diharapkan tetap bersih dari penumpukan bahan yang mudah memicu api serta dilengkapi sarana pemadam awal.
"Dengan begitu potensi kebakaran dapat diminimalkan dan ditangani sejak dini," tandas Suyono.(frd)
What's Your Reaction?

