Hiu Tutul Sepanjang 15 Meter Terdampar di Pesisir Pantai Paciran Lamongan

Satu ekor yang terdampar, ukuran kira-kira 15 meter," paparnya.

24 Apr 2026 - 02:29
Hiu Tutul Sepanjang 15 Meter Terdampar di Pesisir Pantai Paciran Lamongan
Sejumlah Nelayan saat Melakukan Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Area Desa Weru Paciran Lamongan (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan kemunculan seekor hiu tutul di perairan dangkal Kabupaten Lamongan. Ikan raksasa tersebut tampak berenang sangat dekat dengan bibir pantai, memicu antusiasme warga pesisir untuk melihatnya secara langsung.

Peristiwa langka ini terpantau terjadi di wilayah pesisir Desa Weru, Kecamatan Paciran, Lamongan. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga, termasuk anak-anak, berkerumun di tepi air saat ikan dengan corak totol-totol putih itu mendekati daratan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, saat dikonfirmasi membenarkan adanya fenomena tersebut. Berdasarkan data dari Satpolairud Polres Lamongan, hiu tersebut terdeteksi muncul pada Rabu siang (22/4/2026).

"Informasi yang kami dapatkan, hiu tutul tersebut terdampar kemarin hari Rabu (22/4/2026) sekira pukul 13.00 WIB," ujar **Ipda M Hamzaid** saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (24/4/2026) pagi.

 

Keberadaan hiu tutul di perairan dangkal tersebut tidak berlangsung lama. Menyadari kondisi satwa yang terancam jika terus berada di area dangkal, warga setempat berinisiatif melakukan upaya penyelamatan agar hiu tersebut bisa kembali ke habitat aslinya.

Sekitar pukul 15.30 WIB, warga Desa Weru bergotong-royong menggiring hiu berukuran jumbo tersebut. Dengan menggunakan perahu nelayan, hiu itu perlahan ditarik menuju ke tengah laut yang lebih dalam.

> "Kurang lebih jam 15.30 WIB sudah dibawa ke tengah oleh warga Weru. Caranya, hiu tutul tersebut ditari menggunakan perahu," tambah Hamzaid.

 

Berdasarkan laporan dari Kasat Polairud, hiu yang menampakkan diri tersebut berjumlah satu ekor. Ukurannya pun tergolong sangat besar untuk spesiesnya yang mendekati pemukiman.

"Satu ekor yang terdampar, ukuran kira-kira 15 meter," paparnya.

Kemunculan hiu tutul (Rhincodon typus) di wilayah Paciran sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Spesies yang dikenal sebagai pemakan plankton ini kerap singgah di perairan utara Lamongan, yang diduga merupakan bagian dari jalur migrasi atau mencari makan.

Perlu diketahui, hiu tutul merupakan biota laut yang statusnya dilindungi secara penuh oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2013. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow