Habis Lebaran, Harga Cabai di Pasar Legi Jombang Turun Drastis, Harga Bawang Merah Stabil
Jombang, (afederasi.com) – Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dinamika harga pangan di Kabupaten Jombang menunjukkan kabar baik bagi ibu rumah tangga.
Setelah sempat diperkirakan melonjak saat Lebaran, harga sejumlah komoditas sayur mayur dan bumbu dapur di kawasan Pasar Legi Jombang justru mengalami penurunan signifikan pada Rabu (25/03/2026).
Berdasarkan pantauan afederasi.com, penurunan paling drastis terjadi pada komoditas cabai rawit yang sebelumnya menyentuh angka Rp 100.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 58.000 per kilogram. Tidak hanya itu, Cabai Merah Besar juga ikut menyusut dari Rp 40.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram.
Seorang pedagang di Pasar Legi Jombang, Rahayu, mengonfirmasi bahwa kondisi pasar pasca libur Lebaran kali ini terbilang lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, harga bumbu dapur malah turun. Pembeli juga stabil seperti hari biasa,” ujar Rahayu saat ditemui di lapaknya.
Rahayu menyoroti bahwa meskipun banyak komoditas yang turun, harga Bawang Merah justru cenderung bertahan stabil di angka Rp 42.000 per kilogram selama sepekan terakhir, tanpa ada lonjakan berarti.
Rincian Lengkap Harga di Pasar Legi Jombang
Bagi warga Jombang yang hendak berbelanja, berikut adalah daftar lengkap pergerakan harga komoditas utama per Rabu (25/03/2026):
Komoditas Harga Saat Ini (per kg) Harga Sebelumnya (per kg)
1. Status Cabai Rawit sekarang Rp 58.000 dari Rp 100.000 (turun drastis).
2. Cabai Merah Besar sekarang Rp 30.000 dari Rp 40.000 (turun).
3. Harga Bawang Merah sekarang Rp 42.000 Rp 42.000 (stabil).
4. Harga Tomat sekarang Rp 12.000 sebelumnya Rp 20.000 (turun).
5. Harga Sayur Bungkul (Kol) sekarang Rp 20.000 dari Rp 23.000 (turun).
6. Harga Buncis sekarang Rp 10.000 sebelumnya Rp 15.000 (turun).
7. Harga Terong sekarang Rp 7.000 sebelumnya Rp 12.000 (turun signifikan).
8. Harga Sawi Putih sekarang Rp 12.000 sebelumnya Rp 10.000 (fluktuasi).
9.Sawi Daging sekarang Rp 12.000 sebelumnya Rp 15.000 (turun).
10. Harga telur sekarang Rp 29.0000 sebelumnya Rp 29 .0000 (tetap).
Menariknya, meskipun harga cenderung turun, Rahayu mengamati bahwa volume pembeli tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai masyarakat saat ini lebih rasional dalam berbelanja.
“Pembeli tidak terlalu ramai seperti tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena harga stabil, jadi belanja secukupnya,” tambahnya.
Sentimen positif juga disampaikan oleh salah satu warga, Ika, yang tengah berbelanja kebutuhan harian. Ia merasa lega karena prediksi kenaikan harga pasca Lebaran tidak terbukti.
“Senang harga tidak merangkak naik. Cabai yang sebelumnya naik sekarang sudah turun dan banyak yang turun harganya. Ini sangat membantu,” ujar Ika.
Baik kalangan pedagang maupun pembeli berharap kondisi harga yang terjangkau ini dapat terus bertahan, terutama karena setelah lebaran. Stabilitas harga dinilai krusial untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Harapan kami kondisi ini bisa terus terjaga hingga akhir bulan nanti sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau,” pungkas Rahayu. (san)
What's Your Reaction?

