Dinas Pertanian Jombang Gencar Sosialisasi Bahaya Hama Tungro ke Petani

19 Jun 2026 - 10:34
Dinas Pertanian Jombang Gencar Sosialisasi Bahaya Hama Tungro ke Petani
Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang Ir. Moch Rony saat melakukan sosialisasi intensif kepada para petani di sejumlah wilayah, termasuk Desa Latsari Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Kamis (18/06/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Menghadapi ancaman serius hama; wereng hijau yang dapat menyebabkan gagal panen, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang menggelar sosialisasi intensif kepada para petani di sejumlah wilayah, termasuk Desa Latsari Kecamatan Mojowarno, serta Kecamatan Mojoagung dan  Kecamatan Sumobito pada Kamis (18/06/2026).

Langkah antisipasi dini ini diambil mengingat kondisi cuaca  yang sangat mendukung perkembangan hama penyakit. Kegiatan yang berlangsung di areal persawahan Desa Latsari dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat ini dihadiri oleh puluhan petani serta kelompok tani dari wilayah binaan. 

Dalam sosialisasi tersebut, petani diedukasi mengenai cara mengenali gejala serangan wereng hijau, siklus hidup hama, serta strategi pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan.

Edukasi serupa melalui pemasangan banner juga dilakukan di dua lokasi lain, yaitu Kecamatan Mojoagung dan Sumobito.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Moch Rony melalui Kabid Perlindungan, Pascapanen, dan Pemasaran Hasil Pertanian, Ahmad Jani Masyhudi, menegaskan pentingnya kewaspadaan petani di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

 "Cuaca yang berubah-ubah membuat petani harus tetap waspada. Sosialisasi dan pendampingan akan terus kami lakukan untuk menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Jombang," ujarnya.

Ancaman Tungro di Lahan Pertanian
Di Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, ancaman tungro mengintai hamparan sawah seluas 60 hektare. Sebelumnya, pola tanam di wilayah ini adalah padi-padi-jagung, padi-padi-kedelai, atau padi-padi-bero. Namun, mulai tahun 2025, petani menerapkan pola tanam padi-padi-padi yang meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit .

Ahmad Jani menjelaskan bahwa serangan tungro di wilayah ini dipicu oleh pemupukan nitrogen yang tidak seimbang dan masih terlalu tinggi. Penggunaan pupuk N yang berlebihan justru dapat meningkatkan intensitas serangan wereng hijau sebagai vektor virus tungro .

Strategi Pengendalian dan Budidaya Tanaman Sehat (BTS)

Dalam rangka pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dan peningkatan produksi, Dinas Pertanian Jombang telah memperkuat jaringan pertanian hayati melalui Budidaya Tanaman Sehat (BTS) dan jaringan PPAH (Pos Pelayanan Agens Hayati) di Kabupaten Jombang . 

Pada pertemuan tersebut, seluruh peserta berkomitmen untuk menerapkan budidaya yang lebih baik melalui sistem BTS.

Beberapa langkah yang didorong antara lain pengembalian kesuburan tanah menggunakan pupuk organik, mikroorganisme lokal (MOL), agens hayati, serta pelestarian musuh alami seperti pemanfaatan pias trichograma untuk pengendalian hama penggerek batang .

Himbauan untuk Petani Se-Kabupaten Jombang
Ahmad Jani mengajak kepada seluruh petani di Kabupaten Jombang untuk mencegah meluasnya serangan hama penyakit dan meningkatkan produksi dengan langkah-langkah berikut:

1. Tingkatkan kebersamaan dalam kelompok tani

2. Koordinasikan dengan petugas lapangan (PPL-POPT)

3. Lakukan perencanaan sebelum budidaya

4. Terapkan Budidaya Tanaman Sehat (BTS)

5. Gunakan varietas berlabel

6. Lakukan tanam serempak untuk memutus siklus hama

7. Terapkan budidaya sesuai anjuran

8. Jangan membakar jerami, manfaatkan sebagai pupuk organik

9. Olah lahan dengan tepat

10. Gunakan pupuk organik dan pemupukan berimbang

11. Lakukan pengamatan rutin di lapangan

12.Lestarikan musuh alami

13. Terapkan pengendalian hama penyakit secara terpadu (PHT) 

Dengan langkah-langkah preventif dan pendekatan ramah lingkungan ini, Dinas Pertanian Jombang optimis dapat menekan risiko serangan hana oenyakit sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pertanian berkelanjutan.  (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow