BPJS Kesehatan Edukasi Mahasiswa UNITA Tulungagung Soal Pentingnya Jaminan Kesehatan

BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung menggelar kuliah umum di Universitas Tulungagung untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai pentingnya Program JKN dan sistem gotong royong kesehatan.

20 Jun 2026 - 10:18
BPJS Kesehatan Edukasi Mahasiswa UNITA Tulungagung Soal Pentingnya Jaminan Kesehatan
BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung memberikan kuliah umum tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Mahasiswa UNITA (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung terus menggencarkan edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda. Melalui program "BPJS Kesehatan Goes To Campus", pihaknya menyasar ratusan mahasiswa Universitas Tulungagung (UNITA) pada Jumat (19/6/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Aula UNITA tersebut diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari 130 mahasiswa dan sejumlah tenaga pengajar. Kuliah umum ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjadi peserta aktif dalam ekosistem JKN.

​Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, mengatakan bahwa pendekatan kuliah umum dipilih agar materi yang disampaikan dapat terserap secara komprehensif oleh mahasiswa.

​"Kami ingin mahasiswa memahami bahwa JKN adalah jaminan pelayanan kesehatan. Dengan menjadi peserta, masyarakat tidak perlu lagi mencemaskan biaya saat jatuh sakit," ujar Fitriyah di lokasi acara.

​Lebih lanjut, Fitriyah menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan. Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai sistem JKN dapat melahirkan generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan dan semangat gotong royong.

​Selain manfaat, mahasiswa juga dibekali pemahaman mendalam mengenai sistem JKN itu sendiri. Hal tersebut mencakup keterlibatan pemerintah, fasilitas kesehatan, hingga peran aktif masyarakat sebagai peserta.

​"Kami jelaskan prinsip gotong royong, di mana iuran peserta digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta lainnya. Mahasiswa juga kami bekali prosedur akses layanan, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga rumah sakit," jelasnya.

​Fitriyah mengapresiasi antusiasme sivitas akademika UNITA selama kegiatan berlangsung. Ia berharap, para mahasiswa mampu menjadi penyambung informasi atau agent of change bagi masyarakat luas terkait peran strategis JKN.

​"Mahasiswa memiliki literasi yang baik. Kami siap berkolaborasi terus dengan insan akademik untuk menjaga keberlangsungan sistem jaminan kesehatan di Indonesia agar tetap transparan dan mudah diakses," tambah Fitriyah.

​Salah satu mahasiswa jurusan Manajemen, Nilam, mengaku mendapatkan perspektif baru setelah mengikuti kegiatan ini. Ia kini memahami hak, kewajiban, serta prosedur rujukan yang selama ini belum diketahuinya secara mendetail.

​"Materinya sangat bermanfaat. Sekarang saya paham pentingnya memiliki perlindungan kesehatan. Jika suatu saat dibutuhkan, saya tidak akan bingung lagi soal prosedur. Saya juga siap berbagi informasi ini kepada teman dan tetangga," tutup Nilam.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow