Apresiasi Jambore Bersih-Bersih Masjid di Tulungagung, Ustaz Dery Sulaiman: Ini Bukti Cinta Nyata

Ratusan relawan dari Aceh hingga Jatim mengikuti Jambore Nasional Bersih-Bersih Masjid ke-3 di Tulungagung. Simak aksi inspiratif komunitas RRM makmurkan masjid.

26 Apr 2026 - 05:43
Apresiasi Jambore Bersih-Bersih Masjid di Tulungagung, Ustaz Dery Sulaiman: Ini Bukti Cinta Nyata
Ustaz Dery Sulaiman mengapresiasi gelaran Jambore Nasional Bersih-Bersih Masjid ke-3 di Masjid Al Fattah, Tulungagung (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – Semangat menjaga kesucian rumah ibadah terpancar nyata di Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 500 relawan dari berbagai penjuru daerah di Indonesia berkumpul dan tumpah ruah dalam gelaran Jambore Nasional Bersih-Bersih Masjid ke-3 yang dipusatkan di Masjid Al Fattah, Minggu (26/4/2026).

Gerakan yang diinisiasi oleh komunitas Resik-Resik Masjid (RRM) ini bukan sekadar aksi sanitasi biasa. Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (25/4/2026) tersebut membawa misi besar untuk mengembalikan masjid sebagai pusat peradaban umat yang nyaman dan bersih.

Penggerak kegiatan, Ferdi, mengungkapkan bahwa gerakan ini merupakan hasil kristalisasi semangat para pegiat yang sebelumnya bergerak secara mandiri di wilayah masing-masing. Menurutnya, jambore ini menjadi wadah pemersatu sekaligus ajang syiar untuk memperluas dampak sosial.

"Tiga tahun lalu berawal dari gerakan kecil untuk menyatukan relawan. Kemudian almarhum Kyai Jazir dari Yogyakarta menginisiasi jambore agar semangat ini bisa menyebar lebih luas," ujar Ferdi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Dipilihnya Tulungagung sebagai tuan rumah tahun ini bukan tanpa alasan. Ferdi menyebut, visi Masjid Al Fattah yang bercita-cita menjadi masjid ramah musafir kelas internasional sangat selaras dengan nafas gerakan RRM. Selain Masjid Al Fattah, aksi bersih-bersih juga menyasar lima masjid lain di sekitarnya, termasuk Masjid Al Huda hingga Masjid At Taqwa Kepatihan.

"Kami melihat Masjid Al Fattah ingin berkembang menjadi masjid yang ramah dan terbuka untuk semua. Ini selaras dengan gerakan kami," jelasnya.

Antusiasme peserta pun meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada gelaran perdana di Bali hanya diikuti 350 orang, kini jumlah relawan melonjak hingga 500 orang yang datang jauh-jauh dari Aceh, Jawa Tengah, hingga pelosok Jawa Timur.

"Membersihkan masjid itu bukan hanya soal fisik, tapi juga membersihkan diri. Harapannya, dari masjid akan lahir generasi yang lebih baik," tandas Ferdi.

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Dery Sulaiman yang hadir memberikan ceramah agama turut memberikan apresiasi tinggi. Ia memandang aksi ini sebagai manifestasi nyata dari rasa cinta seorang mukmin terhadap rumah Allah.

"Kegiatan ini luar biasa. Ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi bentuk cinta kita kepada masjid," tutur Ustaz Dery.

Ia berpesan agar kepedulian semacam ini tidak berhenti pada acara seremonial semata. Menurutnya, kontribusi sekecil apa pun sangat berarti bagi kemakmuran masjid di masa depan.

"Tidak harus besar, yang penting ada kepedulian. Mulai dari hal kecil, itu sudah sangat berarti," pungkasnya.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow