27 Mahasiswa Penerima Beasiswa Kuliah Berangkat ke Maroko untuk Menimba Ilmu

Sebanyak 27 mahasiswa baru yang beruntung menjadi penerima beasiswa kuliah di Maroko tahun 2023, telah memulai perjalanan mereka menuju negara tersebut.

09 Oct 2023 - 11:16
27 Mahasiswa Penerima Beasiswa Kuliah Berangkat ke Maroko untuk Menimba Ilmu
Pre departur penerima beasiswa kuliah di Maroko 2023

Jakarta, (afederasi.com) - Sebanyak 27 mahasiswa baru yang beruntung menjadi penerima beasiswa kuliah di Maroko tahun 2023, telah memulai perjalanan mereka menuju negara tersebut. Beasiswa ini diberikan setelah melalui seleksi yang ketat oleh Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan mereka berhak menerima bantuan studi dari Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) Maroko.

Dalam pelepasan keberangkatan mereka, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani, mengungkapkan harapannya untuk kesuksesan para penerima beasiswa. "Anda adalah orang-orang pilihan yang terseleksi diantara ribuan orang yang mendaftar. Semoga anda sukses dan mampu memujudkan harapan dan cita-cita yang sudah tertanam dalam diri masing-masing," ujarnya di Jakarta, Minggu (8/10/2023), seraya menambahkan tentang pentingnya menjaga citra bangsa dan negara saat melanjutkan studi di Maroko.

M Ali Ramdhani juga menekankan bahwa penerima beasiswa adalah duta terbaik Bangsa Indonesia. Mereka diharapkan untuk menjaga citra serta nama baik bangsa, negara, dan keluarga. Beliau mendorong para mahasiswa untuk memperkuat niat dan semangat untuk menimba ilmu di Maroko, negara yang memiliki perhatian cukup besar terhadap pendidikan agama Islam.

Beliau juga memberikan pesan terkait pengalaman baru yang akan dihadapi para mahasiswa di Maroko, khususnya terkait praktek peribadatan dan akulturasi budaya. "Jangan sampai anda terjebak pada perbedaan yang membuat anda menjadi fanatik terhadap salah satu praktek ibadah. Jadikan perbedaan sebagai sebuah kekayaan intelektual anda," pesan Ali Ramdhani.

Selain itu, Kang Dhani juga berpesan agar para mahasiswa menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya dengan skema beasiswa lain yang telah disiapkan pemerintah. Dalam kesempatan ini, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama, Thobib Al-Asyhar, menyampaikan bahwa penerima beasiswa AMCI Maroko ini telah menjalani proses seleksi ketat dan transparan di antara ribuan pendaftar.

"Kami berharap para mahasiswa yang akan berangkat ini adalah orang yang tidak ada masalah dengan wawasan kebangsaan. Jangan sampai sekembalinya ke Indonesia malah memiliki cara pandang kenegaraan yang berbeda. Jangan sampai melukai dan menodai nama baik Indonesia di mata dunia," pintanya.

Sebagai persiapan sebelum diberangkatkan ke Maroko, 27 calon mahasiswa baru ini telah mengikuti pembinaan (pre departure) selama dua hari, 8-9 Oktober 2023 di Jakarta. Mereka diharapkan untuk bisa menyikapi kondisi baru dengan kesabaran, adaptabilitas, saling support, dan menjaga hubungan baik satu sama lain, sebagai kunci kesuksesan bersama dalam menimba ilmu di Maroko. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow