SPPG Sukorejo 1 Sosialisasikan Program Isi Piringku di SDN 4 Jetis
Hari ini kita mengedukasi anak-anak di SDN 4 Jetis Lamongan terkait materi 'Isi Piringku'. Dilanjutkan dengan praktik cara mencuci tangan yang benar, serta penayangan film edukasi 3D agar mereka lebih paham mengenai gizi," ujarnya.
Lamongan, (afederasi.com) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi generasi muda. Kali ini, SPPG Sukorejo 1 Lamongan menggelar kegiatan edukasi gizi dan pola hidup bersih sehat yang menyasar puluhan siswa di SDN 4 Jetis. Kamis, (30/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program prioritas pemerintah terkait asupan nutrisi bagi anak sekolah. Dalam acara tersebut, para siswa diajak untuk mengenal konsep menu seimbang serta pentingnya menjaga kebersihan diri sebelum makan.
Kepala SPPG Sukorejo 1, Amalia, menjelaskan bahwa agenda hari ini mencakup berbagai metode edukasi yang interaktif agar mudah diterima oleh anak-anak sekolah dasar.
"Hari ini kita mengedukasi anak-anak di SDN 4 Jetis Lamongan terkait materi 'Isi Piringku'. Dilanjutkan dengan praktik cara mencuci tangan yang benar, serta penayangan film edukasi 3D agar mereka lebih paham mengenai gizi," ujarnya.
Amalia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyokong penuh keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dicanangkan pemerintah. Ia juga memberi sinyal bahwa langkah serupa akan terus dikembangkan ke sekolah-sekolah lain di masa mendatang.
Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kepala SDN 4 Jetis, Wawan Nurhadi, mengungkapkan bahwa kehadiran SPPG sangat membantu pihak sekolah dalam memantau tumbuh kembang siswa melalui asupan makanan yang berkualitas.
"Kami berterima kasih atas edukasi yang luar biasa ini. Pelayanan dari SPPG Sukorejo 1 sejauh ini sangat baik, menunya disukai anak-anak, terutama menu ayam krispi yang jadi favorit mereka. Hal ini juga sangat membantu meringankan beban orang tua siswa," tuturnya.
Wawan juga menekankan bahwa momentum ini sangat tepat dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal akademis di dalam kelas, tetapi juga mengenai edukasi kesehatan yang berdampak pada kualitas hidup siswa.
"Harapan kami, edukasi gizi ini benar-benar bisa diterapkan secara berkelanjutan. Terima kasih kepada Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo, atas perhatian besarnya terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah di Indonesia. Semoga ini membawa dampak positif bagi masa depan anak didik kami," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?

