Terjang Banjir, Personel Polres Lamongan Gendong Siswa ke Sekolah
Lamongan, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan menunjukkan aksi nyata dalam misi kemanusiaan di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan. Pada Rabu (14/01/2026) pagi, para personel polisi nampak sibuk membantu mobilitas warga, termasuk mengantar jemput anak sekolah yang terdampak genangan air.
Di Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah, pemandangan mengharukan terlihat saat petugas kepolisian dengan sigap menggendong dan mendampingi para siswa agar bisa sampai ke gerbang sekolah. Meski genangan air masih cukup tinggi, semangat para pelajar tidak surut berkat bantuan aparat yang bersiaga sejak dini hari di tengah pemukiman warga.
Guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal, Polres Lamongan telah menerjunkan satu Satuan Setingkat Pleton (SST) yang terdiri dari 35 personel khusus.
Kekuatan personel ini didukung dengan pengerahan berbagai armada operasional seperti dua unit truk angkut, dua unit mobil patroli, serta perlengkapan tim SAR yang lengkap.
Untuk evakuasi di wilayah banjir, polisi menyiagakan tiga unit perahu karet beserta empat unit dayung dan satu unit mesin tempel. Selain itu, aspek keselamatan petugas dan warga juga menjadi perhatian dengan disediakannya 15 rompi pelampung, dua unit ring buoy, hingga sepuluh pasang sepatu boot untuk memudahkan pergerakan di area banjir.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menyatakan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan komitmen untuk memberikan rasa aman dan memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.
"Kami telah instruksikan anggota di lapangan untuk memprioritaskan mobilitas warga, terutama anak-anak sekolah. Dalam kondisi air yang tidak terlalu tinggi, kami maksimalkan kendaraan dinas seperti truk untuk antar jemput," ujar Ipda Hamzaid saat dikonfirmasi, Rabu (14/01).
Namun, Hamzaid menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skenario jika debit air terus meningkat di wilayah terdampak.
"Apabila kondisi air semakin tinggi dan tidak memungkinkan dilalui truk, proses evakuasi dan mobilitas warga akan sepenuhnya dialihkan menggunakan perahu karet yang sudah siaga di lokasi. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami," tegasnya.
Langkah responsif ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran petugas dianggap sangat membantu, mengingat banyak akses jalan desa yang sulit dilalui kendaraan roda dua akibat luapan air. Polres Lamongan dipastikan akan terus bersiaga di posko bencana hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif. (yan)
What's Your Reaction?



