Lahan Tidur Disulap Jadi Lumbung Pangan, Polres Trenggalek Pelopori Budi Daya Uwi Ungu
Trenggalek, (afederasi.com)– Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Setelah menuai sukses pada program swasembada jagung, kini institusi berbaju cokelat tersebut mulai melirik potensi pangan lokal dengan membudidayakan uwi ungu.
Memanfaatkan lahan hibah strategis seluas 250 meter persegi yang terletak tepat di depan Mapolres Trenggalek, sejumlah personel nampak antusias menanam bibit uwi ungu pada Rabu (14/1/2026). Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis pertanian.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kabag SDM Kompol Sudaroini, mengungkapkan bahwa pemilihan uwi ungu bukan tanpa alasan. Tanaman ini dinilai sebagai sumber pangan fungsional yang sangat prospektif untuk menggantikan nasi sebagai makanan pokok.
"Budi daya uwi ungu ini relatif efisien. Tanaman ini tidak menuntut perawatan ekstra dan memiliki daya tahan yang tangguh di lahan kering," jelas Kompol Sudaroini di sela-sela kegiatan penanaman.
Ada yang berbeda dalam proyek ketahanan pangan kali ini. Polres Trenggalek menerjunkan langsung Bripda Bintang Pramudia, seorang personel lulusan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Pertanian Polri tahun 2025. Kehadiran tenaga ahli dari internal Polri ini diharapkan mampu mengawal proses budi daya secara saintifik dan optimal hingga masa panen tiba.
Dengan estimasi masa tanam sekitar 5 hingga 6 bulan ke depan, Polres Trenggalek memproyeksikan hasil panen yang fantastis, yakni mencapai 3 hingga 5 ton uwi ungu.
Selain bernilai ekonomis tinggi, uwi ungu dikenal sebagai superfood yang kaya akan antioksidan dan serat, sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh. Di tangan yang tepat, komoditas ini dapat diolah menjadi tepung sebagai bahan baku roti, kue, hingga mi.
"Kami berharap langkah ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Trenggalek untuk mulai melirik lahan-lahan tidur di sekitar mereka. Jika dikelola dengan baik, lahan tersebut bisa menjadi sumber ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," pungkas Kompol Sudaroini. (pb/dn)
What's Your Reaction?



