Rob Tahunan Terjang Pesisir Jangkar, Pemkab Situbondo Siapkan Tanggul Laut Darurat

14 Jan 2026 - 18:46
Rob Tahunan Terjang Pesisir Jangkar, Pemkab Situbondo Siapkan Tanggul Laut Darurat
Wabup Ulfiyah saat meninjau tanggul (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Situbondo bergerak cepat merespons keluhan warga pesisir Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, yang setiap tahun harus berjibaku dengan banjir rob akibat rusaknya tangkis ombak. Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu (14/1/2025) guna memastikan kondisi lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan.

Kerusakan tangkis ombak dinilai menjadi faktor utama kerap meluapnya air laut hingga merendam permukiman warga. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Situbondo merencanakan pembangunan tanggul laut sepanjang 200 meter dengan tinggi sekitar 3 meter yang akan didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

Wabup Ulfiyah menegaskan, banjir rob di kawasan pesisir Jangkar bukanlah persoalan baru. Laporan masyarakat yang masuk menjadi dasar pemerintah daerah untuk segera melakukan peninjauan dan mengambil langkah konkret.

“Wilayah ini sudah bertahun-tahun terdampak banjir rob. Setelah menerima laporan warga, kami langsung turun bersama BPBD dan unsur Forkopimca untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Menurut Ulfiyah, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Situbondo, Yusuf Wahyu Rio Prayogo, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman guna mempercepat realisasi pembangunan tangkis ombak tersebut.

“Setelah berdiskusi dengan Mas Bupati, disepakati pembangunan tanggul laut sepanjang 200 meter dengan tinggi sekitar 3 meter menggunakan dana BTT. Pelaksanaannya akan difasilitasi oleh pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD agar dapat segera direalisasikan,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan tanggul laut itu nantinya mampu menahan terjangan ombak dan mencegah air laut masuk ke permukiman warga, sehingga masyarakat pesisir Jangkar tidak lagi dilanda banjir rob saat cuaca ekstrem melanda.

Selain menyiapkan solusi fisik, Wabup Ulfiyah juga mengingatkan para nelayan setempat agar lebih meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut. Pasalnya, kondisi cuaca dengan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Nelayan kami imbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca sebelum melaut agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow