Lantunan Sholawat Nariyah dan Tari Pandhalungan Warnai Kedatangan Kapolres Baru Situbondo

14 Jan 2026 - 17:49
Lantunan Sholawat Nariyah dan Tari Pandhalungan Warnai Kedatangan Kapolres Baru Situbondo
Kapolres Situbondo yang baru saat di sambut dengan tarian Khas Situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Aura khidmat dan kental dengan nuansa kearifan lokal menyelimuti Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Situbondo pada Rabu (14/1/2026). Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan seiring kedatangan AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, yang kini menakhodai institusi Polri di wilayah berjuluk Bumi Sholawat Nariyah tersebut.

Penyambutan sang pucuk pimpinan baru ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah perpaduan harmonis antara tradisi militer, religiositas, dan kekayaan budaya daerah. 

Langkah kaki AKBP Bayu Anuwar Sidiqie bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS, disambut dengan prosesi Pedang Pora yang megah. Di bawah hunusan pedang para perwira, pasangan ini melangkah perlahan, menyimbolkan tekad kuat dalam memasuki medan tugas yang baru.

Tak berselang lama, suasana berganti menjadi teduh saat lantunan Hadrah dan Sholawat Nariyah menggema di seantero Mapolres. Kehadiran musik religius ini menjadi napas bagi Situbondo, sekaligus doa agar amanah yang diemban sang Kapolres membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Kekayaan lokal pun kian menonjol saat Tari Kembhang Pandhalungan disuguhkan. Gerak gemulai para penari menjadi simbol keterbukaan dan penghormatan warga Situbondo terhadap pemimpin barunya.

Momen emosional terjadi saat AKBP Rezi Dharmawan, Kapolres pendahulu, menyambut langsung suksesornya. Puncak prosesi ditandai dengan penyerahan kunci Mapolres Situbondo secara simbolis. Penyerahan kunci ini bukan sekadar serah terima aset, melainkan simbol peralihan tanggung jawab penuh atas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Situbondo.

Dalam sapaan perdananya, AKBP Bayu tampak menunjukkan sisi humanis dengan menyalami satu per satu pejabat utama dan anggota yang telah berbaris rapi sejak pagi. Gestur ini seolah menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berakar pada kekeluargaan dan soliditas internal yang kuat.

Sebelum resmi menginjakkan kaki di Situbondo, AKBP Bayu telah menjalani prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Mapolda Jawa Timur. Kini, tugas besar menantinya untuk melanjutkan estafet profesionalisme Polri yang presisi.

Masyarakat menaruh harapan besar agar di bawah komando AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Polres Situbondo mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh agama, serta mewujudkan pelayanan yang lebih humanis namun tetap tegas dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow