Siswa SMP Dianiaya Temannya hingga Pingsan, Orang Tua Lapor ke Polisi

14 Oct 2024 - 12:48
Siswa SMP Dianiaya Temannya hingga Pingsan, Orang Tua Lapor ke Polisi
KRAS siswa SMPN 11 Kecamatan Dukun Gresik menjadi korban Kekerasan oleh teman satu sekolahan mengalami luka lebam bagian bibir dan mulut dalam. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Seorang siswa SMPN 11 di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik Jawa Timur menjadi korban penganiayaan oleh teman satu sekolahan. Korban dianiaya hingga pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Tak hanya pingsan, 
Siswa berinisial KRAS tersebut,  selain pingsan juga mengalami luka lebam di bagian bibir dan mulut dalam.

Merasa anaknya menjadi korban penganiayaan, orang tua akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Dukun.

Kapolsek Dukun AKP Sugiarto ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya laporan tersebut.

"Belum ada laporan ke Kapolsek Pak. Saya konfirmasi dulu ke Kanit," ujar Sugiarto saat dihubungi via whatsapp, Minggu (13/10/2024).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Dukun Aipda Moh Maksum belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi via chat Wahatsapp terkait laporan orang tua korban tersebut 

Namun dari chat yang dikirim awak media terlihat ada tanda centang dua yang menandakan pesan sudah dibaca.

Pihak orang tua siswa Sudarno mengaku setelah kejadian dirinya langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Dukun pada Jumat (11/10/2024) lalu.

"Jumat kemarin saya langsung membuat laporan ke Polsek Dukun. Pada saat itu langsung diantar visum," ungkap Sudarno..

Sudarno menyebut, hingga Sabtu (12/10/2024) sore anaknya masih dirawat inap di Puskesmas Dukun. 

Namun hari Minggu (13/10/2024) ini sudah dirujuk ke RS Intan Medika, Karangbinangun, Lamongan, karena kondisi anaknya semakin menurun.

Sudarno membeberkan, kejadian itu bermula saat anaknya mengikuti kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diadakan oleh sekolah. Awalnya anaknya sempat bergurau, namun tiba-tiba ditendang hingga pingsan.

"Awalnya duduk berdampingan. Anak saya melihat ada anak dilempar batu oleh salah seorang siswa. Anak saya lalu bergurau mengusapkan kertas buku ke pipi temannya. Tiba-tiba temannya yang anak Lowayu itu berdiri lalu menendang anak saya sampai pingsan," ungkap Sudarno 

Kejadian seperti ini harap Sudarno, tidak terulang kembali. Dan pihak sekolah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap siswanya. Sebab, dirinya juga mendapat info kalau kejadian ini juga pernah dialami oleh seorang siswi.

"Lah gitu dari pihak sekolah karep e (keinginannya) didamaikan. Ditata yang baik supaya sekolah tidak kena (terdampak). Waduh, mohon maaf kalau anda diposisi saya bagaimana," ungkap Sudarno.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelola SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik (Dispendik) Gresik, Syifaul Qulub ketika dikonfirmasi terkait informasi adanya kekerasan dilingkungan sekolah mengungkapakan sudah menerima informasi tersebut. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow