Semarak Hari Jadi ke-820, Kirab Pataka Resmi Dilepas Bupati Tulungagung Menyusuri Penjuru Kabupaten

14 Nov 2025 - 18:47
Semarak Hari Jadi ke-820, Kirab Pataka Resmi Dilepas Bupati Tulungagung Menyusuri Penjuru Kabupaten
Bendera pataka, sebagai simbol kehormatan daerah, diarak berkeliling ke seluruh penjuru Tulungagung (rizky/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) — Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung resmi dimulai dengan prosesi sakral Kirab Pataka yang dilepas langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat (14/11/2025). Bendera pataka, sebagai simbol kehormatan daerah, diarak berkeliling ke seluruh penjuru Tulungagung untuk menghadirkan semangat perayaan hingga pelosok desa.

Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi, Fuad Saiful Anam, menegaskan bahwa Kirab Pataka bukan sekadar tradisi, melainkan wujud penyebaran sukacita peringatan hari jadi agar dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Pataka adalah bendera lambang daerah. Kita edarkan ke seluruh kecamatan agar denyut peringatan hari jadi ini benar-benar dirasakan masyarakat, bahwa Tulungagung kini telah berusia 820 tahun,” ujar Fuad.

Fuad menyebut, usia ke-820 ini menjadi momentum penting bagi Tulungagung untuk semakin matang dalam banyak hal, mulai dari cara bermasyarakat, berpolitik, hingga dalam tata kelola pemerintahan.

 “Ini saatnya kita lebih dewasa dalam menyikapi segala sesuatu—berpolitik secara dewasa, berpemerintahan secara dewasa,” imbuhnya.

Tahun ini, peringatan Hari Jadi mengangkat tema “Tulungagung Bersatu, Satukan Langkah untuk Tulungagung Maju.” Tema tersebut menggambarkan ajakan agar seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi mendorong kemajuan daerah.

Kirab Pataka diberangkatkan dari pusat kota menuju sejumlah wilayah, antara lain Boyolangu dan Ngantru, sebelum bermalam di Kedungwaru. Keesokan harinya, kirab melanjutkan perjalanan menuju kawasan Kawedanan Kalangbret seperti Karangrejo, Sendang, Kauman, Pagerwojo, dan Bendungan, lalu bermalam di Gondang.

Selanjutnya, Pataka akan berkeliling ke kecamatan Pakel, Campurdarat, Tanggunggunung, Besuki, serta Bandung. Rangkaian kirab akan mencapai puncaknya pada 18 November 2025, ketika bendera Pataka diserahkan dalam upacara Bersih Nagari di halaman Pemkab Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, berharap rangkaian peringatan tahun ini dapat berjalan lancar serta mempererat sinergi antar-stakeholder.

“Harapan kami, kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung bisa berjalan dengan lancar dan didukung sinergi semua pihak,” katanya.

Gatut juga menekankan pentingnya solidaritas seluruh lapisan masyarakat dalam membangun Tulungagung. Ia menyebut Pemkab berkomitmen merangkul semua elemen, mulai dari tokoh agama hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Kita rangkul seluruh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi yang ada di Tulungagung,” ujarnya.

Di akhir, Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai aturan.

“Mari bersama-sama membangun Tulungagung secara baik dan amanah,” tegasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow