Rumah Jurnalis Dampingi Siswa SMKN 1 Pacitan Belajar Jurnalistik

14 Nov 2025 - 19:23
Rumah Jurnalis Dampingi Siswa SMKN 1 Pacitan Belajar Jurnalistik
Yusuf Arifai, anggota media komunitas Rumah Jurnalis saat menyampaikan materi di SMKN 1 Pactian, Jumat (14/11/2025). (Foto:Feri/afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) - Pelatihan jurnalistik bagi siswa SMKN 1 Pacitan menghadirkan harapan baru bagi penguatan literasi digital di lingkungan sekolah. 

Kegiatan yang menggandeng komunitas Rumah Jurnalis Pacitan ini dinilai menjadi langkah awal untuk membangun budaya menulis yang lebih kuat di kalangan pelajar.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 1 Pacitan, Taufik Purwoko, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami kaidah jurnalistik dan etika media. 

Ia menegaskan, kesempatan seperti ini jarang didapatkan siswa sebelumnya.

“Kami berterima kasih kepada Rumah Jurnalis Pacitan yang telah berbagi pengalaman dan ilmunya. Ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar langsung dari praktisi,” ujar Taufik, Jumat (14/11/2025).

Ia berharap, kerja sama ini tidak berhenti hanya pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi pendampingan berkelanjutan sehingga keterampilan siswa semakin terasah.

Ketua Rumah Jurnalis Pacitan, Rojihan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program komunitas yang fokus mendorong generasi muda agar memahami prinsip dasar jurnalistik. 

Menurutnya, kemampuan menulis berita secara benar bukan sekadar keterampilan, tetapi juga kebutuhan bagi siswa di era digital.

“Pelatihan ini kami buat supaya siswa bisa belajar, mengerti, dan langsung praktik menulis berita. Nantinya, mereka juga bisa membantu sekolah dalam mempromosikan kegiatan, inovasi, dan potensi yang ada,” jelas Rojihan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian komunitas Rumah Jurnalis untuk memupuk kemampuan berkarya di kalangan pelajar. 

Menurutnya, kemampuan literasi digital yang baik akan menjadi bekal penting bagi siswa ketika memasuki dunia kerja maupun organisasi di masa depan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Yudha Nugraha, menyebut pelatihan ini membuka wawasannya tentang bagaimana sebuah berita dapat disusun secara akurat dan menarik.

“Seru sekali! Kami tidak hanya dapat teori, tapi juga praktik langsung. Semoga saya bisa menerapkan ilmu ini untuk membuat karya yang lebih baik,” kata Yudha.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan meliputi kode etik jurnalistik, kaidah penulisan berita, teknik pengambilan foto dan video, hingga praktik membuat berita online yang faktual. 

Seluruh sesi dipandu oleh jurnalis profesional Yusuf Arifai.

Pihak sekolah berharap pelatihan ini dapat menjadi agenda yang berlanjut setiap tahun. 

Sementara itu, Rumah Jurnalis Pacitan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung sekolah-sekolah lain yang ingin mengembangkan kemampuan jurnalistik bagi siswa. (Feri)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow