Sekolah Rakyat Pacitan Baru Capai 20 Persen, Dinas Sebut Kendala di Material

27 Apr 2026 - 11:31
Sekolah Rakyat Pacitan Baru Capai 20 Persen, Dinas Sebut Kendala di Material
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pacitan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. (Foto: Feri/Afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pacitan hingga kini baru mencapai sekitar 20 persen, proyek yang ditargetkan selesai pada Agustus 2026 itu disebut mengalami kendala pada ketersediaan material.

Kepala Dinas Sosial Pacitan, Heri Setijono, mengatakan keterlambatan material terjadi karena pembangunan serupa dilakukan secara bersamaan di sejumlah daerah.

“Kendala ada di bahan, karena pembangunan serentak di berbagai daerah, jadi material agak terlambat,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Kondisi tersebut membuat progres pembangunan belum berjalan maksimal, meski pekerjaan fisik telah dimulai sejak Desember 2025.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program nasional dengan total anggaran mencapai sekitar Rp900 miliar untuk empat daerah di Jawa Timur, termasuk Pacitan.

Dengan nilai anggaran yang terbilang fantastis tersebut, proyek ini menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam sektor pendidikan.

Sekolah yang dibangun di atas lahan lebih dari 7 hektare ini ditujukan untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu, mulai dari jenjang SD hingga SMA dalam sistem berasrama.

Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari makan, pakaian, hingga perlengkapan sekolah, akan ditanggung pemerintah.

Dinas Sosial menyebut siswa yang akan diterima diprioritaskan dari kelompok desil 1 dan desil 2, namun partisipasi tetap bersifat sukarela.

“Tidak bisa dipaksa, karena sekolah itu juga keinginan anak dan orang tua,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Sosial masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme penerimaan siswa serta pengelolaan pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut.

Di sisi lain, kebutuhan tenaga pendidik juga sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, mengingat program ini berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial.

Pemerintah daerah pun saat ini lebih berfokus pada proses pembangunan fisik sembari melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kesiapan saat sekolah mulai beroperasi.

Dengan progres yang masih berada di tahap awal, percepatan pembangunan dinilai menjadi kunci agar target penyelesaian pada 2026 dapat tercapai sesuai rencana. (fer)

Tag: Sekolah Rakyat Pacitan, Pembangunan Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Pacitan, Program Sekolah Rakyat. (Feri)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow