Jelang Keberangkatan, 227 Jemaah KBIHU Masjid Agung Lamongan Mulai Kumpulkan Koper
Alhamdulillah, jumlah jemaah KBIHU Masjid Agung Lamongan tahun 2026 ini ada 227 jemaah. Semuanya nanti akan dikumpulkan di sini dan dicek ulang beratnya supaya tidak melebihi, karena batasnya hanya 32 kilogram," ujar Tsalis Fahmi saat ditemui di lokasi pengumpulan, Senin (27/04/2026) pagi.
Lamongan, (afederasi.com) – Sebanyak 227 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masjid Agung Lamongan mulai mengumpulkan koper besar sebagai bagian dari persiapan keberangkatan menuju tanah suci.
Proses pengumpulan yang dipusatkan di kantor KBIHU Masjid Agung Lamongan ini juga dibarengi dengan pengecekan ketat terhadap berat beban dan isi koper untuk memastikan kelancaran administrasi saat di asrama haji nanti.
Ketua 1 KBIHU Masjid Agung Lamongan, Tsalis Fahmi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya kendala terkait regulasi bagasi yang telah ditetapkan oleh pihak penerbangan dan pemerintah.
"Alhamdulillah, jumlah jemaah KBIHU Masjid Agung Lamongan tahun 2026 ini ada 227 jemaah. Semuanya nanti akan dikumpulkan di sini dan dicek ulang beratnya supaya tidak melebihi, karena batasnya hanya 32 kilogram," ujar Tsalis Fahmi saat ditemui di lokasi pengumpulan, Senin (27/04/2026) pagi.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara, Tsalis menyebutkan bahwa rata-rata berat koper jemaah masih dalam batas aman, yakni berkisar antara 10 hingga 20 kilogram. Selain masalah berat, pihak KBIHU juga memberikan edukasi dan pengawasan ketat terhadap barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam koper besar.
Ia mengingatkan jemaah untuk tidak membawa alat-alat elektronik rumah tangga serta mematuhi aturan terkait batas maksimal membawa rokok.
"Barang elektronik seperti magic jar atau pemanas itu tidak boleh. Powerbank boleh tapi ada ukuran dan batasannya. Kemudian rokok tidak boleh melebihi 200 batang atau dua slop. Jika lebih dari itu, akan diambil menjadi barang sitaan oleh negara," tegasnya.
Tsalis menambahkan, agenda pengumpulan hari ini khusus untuk koper besar. Sementara untuk koper jinjing (tas kabin), jemaah baru akan membawanya saat hari keberangkatan pada tanggal 29 April mendatang.
Sesuai jadwal, koper-koper besar yang telah terkumpul dan terverifikasi ini akan segera diberangkatkan menuju kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lamongan sebelum diteruskan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
"Besok jam 10.00 WIB, koper besar ini dikirim ke Kemenhaj Lamongan. Di situ disiapkan tronton, kemudian pihak Kemenhaj yang akan mengantarkan langsung ke Asrama Haji," pungkas Tsalis. (yan)
What's Your Reaction?

