Kodim 0812 Lamongan Kawal Kondusifitas Jelang Pengesahan Perguruan Silat
"Kabupaten Lamongan adalah rumah kita bersama. Menjelang malam tahun Baru Islam dan prosesi pengesahan warga baru perguruan silat, kita harus satu suara, satu persepsi, dan satu tindakan. TNI, Polri, Pemerintah Daerah, bersama seluruh pengurus organisasi pencak silat berkomitmen penuh untuk menjaga marwah Lamongan yang aman dan kondusif. Kita kedepankan pendekatan persuasif," tegasnya.
Lamongan, (afederasi.com) – Kodim 0812 Lamongan bergerak cepat mengantisipasi potensi kerawanan menjelang Tahun Baru Islam dan agenda pengesahan warga baru perguruan silat. Langkah antisipasi ini diwujudkan melalui rapat koordinasi sinergitas skala besar yang digelar bersama Forkopimda, Forkopimcam, dan seluruh stakeholder di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (15/6/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan merumuskan langkah preventif-humanis. Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan tradisi pencak silat di Kabupaten Lamongan dapat berjalan dengan aman, damai, dan tertib.
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor dan komunikasi dua arah adalah kunci utama jajaran TNI dan aparat keamanan dalam meredam potensi gesekan di lapangan.
"Kabupaten Lamongan adalah rumah kita bersama. Menjelang malam tahun Baru Islam dan prosesi pengesahan warga baru perguruan silat, kita harus satu suara, satu persepsi, dan satu tindakan. TNI, Polri, Pemerintah Daerah, bersama seluruh pengurus organisasi pencak silat berkomitmen penuh untuk menjaga marwah Lamongan yang aman dan kondusif. Kita kedepankan pendekatan persuasif," tegasnya.
Langkah taktis yang ditekankan oleh Dandim bersama jajaran Forkopimda dalam rapat sinergitas ini berfokus pada penyamaan persepsi keamanan lewat penyelarasan pola tindak dan strategi pengamanan antara personel TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Selain itu, dilakukan optimalisasi peran wilayah dengan mendorong jajaran Forkopimcam, khususnya para Danramil bersama Camat dan Kapolsek, untuk aktif melakukan pendekatan persuasif serta deteksi dini di wilayah tugas masing-masing.
Pihak aparat juga merangkul komitmen bersama stakeholder dengan mengajak seluruh ketua organisasi dan paguyuban silat untuk ikut bertanggung jawab mengendalikan anggotanya demi menghindari gesekan di lapangan. Sebagai tindakan konkret di lapangan, posko pengamanan bersama berupa pos-pos pantau TNI-Polri akan didirikan di titik-titik rawan untuk memonitor mobilisasi massa selama malam tahun baru Islam dan malam pengesahan warga baru.
Melalui inisiasi preventif dari Kodim 0812 Lamongan ini, diharapkan Kabupaten Lamongan dapat menjadi barometer wilayah yang aman dan toleran. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan perjanjian ikrar maklumat Suro Aman dan damai oleh seluruh elemen yang hadir demi menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Lamongan. (yan)
What's Your Reaction?

