Pulang Latihan Skateboard, Pemuda di Lamongan Dikeroyok 6 Begal Hingga Pingsan
Korban sempat berusaha melakukan perlawanan, namun karena kalah jumlah, ia dipukuli secara membabi buta hingga tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Korban baru tersadar sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi tergeletak di semak-semak pinggir jalan di sebelah utara sebuah warung.
Lamongan, (afederasi.com) – Nasib tragis menimpa seorang pemuda asal Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan bernama Toriqoh Alfarel Haqiqih (21). Ia diduga menjadi korban pembegalan sadis saat perjalanan pulang usai berlatih skateboard di Alun-alun Lamongan. Selasa, (5/5/2026).
Peristiwa mencekam tersebut terjadi di Jalan Raya Pucuk - Brondong, tepatnya di wilayah Desa Miru, Kecamatan Sekaran, sekitar pukul 02.30 WIB. Akibat kejadian ini, korban kehilangan sepeda motor dan sejumlah barang berharga lainnya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kejadian bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB saat korban berangkat dari rumah menuju Alun-alun Lamongan untuk berkumpul dan latihan bersama komunitas skateboard-nya. Setelah selesai, korban sempat singgah di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Ahmad Yani. Lalu Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, korban memutuskan untuk pulang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125cc warna putih bernopol S 2517 JAX.
Namun saat melintas di Jalan Raya Pucuk - Brondong, korban merasa diikuti oleh orang tak dikenal. Tidak lama kemudian, sekitar enam orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor mendekati korban dan berteriak memintanya berhenti. Para pelaku kemudian menghadang korban, di mana tiga pelaku yang berboncengan motor Honda Beat merah menendang motor korban dari arah belakang hingga ia terjatuh.
Korban sempat berusaha melakukan perlawanan, namun karena kalah jumlah, ia dipukuli secara membabi buta hingga tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Korban baru tersadar sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi tergeletak di semak-semak pinggir jalan di sebelah utara sebuah warung.
Saat terbangun, korban mendapati seluruh barang berharganya telah raib dibawa kabur pelaku, mulai dari sepeda motor Honda Vario 125 warna putih, handphone, papan skateboard, helm, jaket parasut hitam, baju ganti yang berada di dalam jok, hingga sandal slop miliknya.
Selain kehilangan harta benda, korban mengalami luka lecet pada siku tangan kanan, luka lecet pada punggung tangan kiri, serta nyeri pada bagian leher belakang. Korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Lamongan dan menjalani visum (VER) untuk keperluan penyelidikan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pembegalan tersebut. Saat dikonfirmasi pada Selasa, (4/6/2026) sore, ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini.
“Benar ada laporan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Nanti perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujar Ipda M. Hamzaid kepada awak media. (yan)
What's Your Reaction?

