Progres KDKMP Jombang Tembus 170 Unit, Bupati Warsubi: Siap Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

06 May 2026 - 18:37
Progres KDKMP Jombang Tembus 170 Unit, Bupati Warsubi: Siap Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan
Sidak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan armada di empat titik strategis, Senin (04/05/2026). (Foto:Istimewa)

Jombang (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Senin (4/05/2026), Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan armada di empat titik strategis, yaitu Desa Tunggorono, Mojokrapak, Sambong Dukuh, dan Mojongapit.

Dalam kunjungan tersebut, terungkap capaian signifikan. Dari total target 210 unit, sebanyak 170 KDKMP telah berdiri kokoh dan siap memasuki tahap operasional. Capaian ini menempatkan Jombang di jajaran teratas se-Jawa Timur.

"Alhamdulillah, progres kita sangat luar biasa. Dari 210 KDKMP yang direncanakan, sebanyak 170 unit sudah selesai dibangun. Capaian ini menempatkan Jombang di peringkat tiga besar Jawa Timur dan posisi keempat secara nasional dalam hal kecepatan penyelesaian pembangunan," ungkap Bupati Warsubi di sela peninjauan.

Tidak hanya bangunan fisik, Bupati Warsubi yang didampingi Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, juga memastikan ketersediaan moda distribusi. Di lokasi, tersedia 1 unit truk untuk distribusi besar, 1 unit mobil pick-up, serta 2 unit motor roda tiga untuk menjangkau pelosok desa.

"Kami ingin memastikan saat beroperasi nanti, semua sarana pendukung sudah benar-benar siap. Saat ini kita sedang menunggu arahan lebih lanjut serta koordinasi pengiriman barang dari pusat untuk mengisi kebutuhan di gerai-gerai ini," tambahnya.

Bupati Warsubi menegaskan bahwa KDKMP dirancang bukan sekadar sebagai toko fisik, melainkan sebagai ekosistem pelindung bagi petani dan konsumen di tingkat akar rumput. Koperasi ini akan berperan aktif dalam menyerap gabah petani melalui sinergi dengan Bulog.

"Kami ingin petani semakin mudah menjual gabah dan hasil panen lainnya. Melalui sinergi KDKMP dan Bulog, kita memangkas rantai distribusi yang panjang agar petani sejahtera dan masyarakat terbantu karena harga kebutuhan pokok menjadi jauh lebih murah dan dekat dari rumah," tegas Warsubi.

Dengan adanya KDKMP, petani di Jombang diharapkan mendapatkan harga jual yang layak, sementara masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok seperti sembako dan LPG 3 kg dengan harga terjangkau.

Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo yang turut hadir memberikan dukungan penuh. Ia mengungkapkan bahwa KDKMP se-Indonesia akan dilaunching pada akhir Juli 2026, sebelum pidato kenegaraan.

"Rencananya akan launching 1000 titik. Kami optimis pada akhir Juli nanti, 210 gerai di Jombang akan selesai dan bisa dilaunching," ungkap Dandim 0814.

Dengan rampungnya 170 unit gerai KDKMP saat ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap program ini segera menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan yang mampu menggerakkan potensi lokal sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Jombang. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow