Persiapkan Operasional Smelter, PTFI Komitmen Lakukan Rekrutmen Karyawan Lokal
roses rekrutmen belum akan berhenti, PTFI membutuhkan dukungan talenta terbaik dan profesional dari putra-putri terbaik Indonesia dalam fase operasional yang akan dimulai pada Mei 2024.
Gresik, (afederasi.com) – Konsisten dengan komitmen untuk turut membangun kompetensi sumber daya manusia lokal, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah merekrut 203 karyawan asal Gresik, dari total karyawan operasional sebanyak 405 karyawan, yang dinilai memenuhi standar perusahaan setelah melalui berbagai tahap seleksi.
Proses rekrutmen belum akan berhenti, PTFI membutuhkan dukungan talenta terbaik dan profesional dari putra-putri terbaik Indonesia dalam fase operasional yang akan dimulai pada Mei 2024. Hal ini diungkapkan oleh Sudarmono, Human Resources dan Business Service Manager PTFI Smelter dalam acara Silaturahmi Karyawan Lokal dengan Bupati dan Jajaran Pemerintah Daerah Gresik, Selasa 15 Agustus 2023 yang bertempat di Hotel Aston Gresik, Selasa (16/08/2023).
Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja operasional tengah digencarkan oleh PTFI sejak Maret 2023 baik melalui jobfair, perekrutan melalui website, ataupun melalui pemerintahan desa. Perekrutan dilakukan secara bertahap dimulai dengan perekrutan Ring 1 Kecamatan Manyar, Ring 2 di Kota dan Kabupaten Gresik, dilanjutkan dengan Ring 3 untuk Jawa Timur, dan Ring 4 untuk skala nasional. Proses rekrutmen masih terus berlangsung dengan serangkaian tahapan yang harus dilalui, mulai dari seleksi administrasi dokumen, psikotes dan interview.
Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, dalam kesempatan itu menyatakan selamat kepada masyarakat Gresik yang berhasil diterima di PTFI. Tentunya patut disyukuri masyarakat Gresik bisa menjadi bagian yang berkontribusi untuk memberikan kesuksesan pada pembangunan smelter, industri kebanggaan bangsa Indonesia yang ada di Kabupaten Gresik.
"Tumbuhkan loyalitas yang kuat, manfaatkan kesempatan yang kita miliki untuk terus meningkatkan kompetensi. Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.” ujar Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.
M. Abdul Rozak Abdullah, karyawan operasional PTFI Smelter asal Manyarejo, Gresik mengungkapkan rasa syukurnya dapat bergabung bersama PTFI Smelter. Dirinya berharap PTFI dan Pemda Gresik semakin bersinergi dengan perusahaan dalam berbagai hal termasuk perekrutan karyawan.
"Untuk teman-teman dari Gresik, marikita banggakan Kota Gresik, tunjukkan bahwa kita bukan hanya beruntung tapi memang orang yang punya potensi.” ungkap M. Abdul Rozak Abdullah, karyawan operasional PTFI Smelter asal Manyarejo, Gresik.
Hingga akhir Juli 2023, progres pembangunan fisik smelter telah mencapai lebih dari 75 persen dan diharapkan dapat selesai akhir tahun 2023 sebelum beralih ke fase precommissioning dan commissioning selama lima bulan dan mulai beroperasi pada Mei 2024. PTFI terus berupaya untuk mematuhi Perda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan berkomitmen untuk mengakomodir dan memprioritaskan masyarakat lokal untuk menjadi pekerja operasional PTFI Smelter.
PTFI memiliki semangat yang sama dengan masyarakat dan Pemda Gresik, tidak hanya untuk membangun smelter, tetapi juga membangun masyarakat dan perekonomian Gresik.
“Hal ini merupakan langkah awal yang bagus dan komitmen berkesinambungan dari PTFI untuk selalu mematuhi apa yang sudah digariskan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Saya harapkan karyawan yang sudah diterima dapat segera menyelesaikan tahapan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan, agar siap diterjunkan di proses precommissioning dan commissioning di awal 2024,” pungkas Harry Pancasakti, Vice President Government Relations & Smelter Technical Support PT Freeport Indonesia. (frd)
What's Your Reaction?



