Permudah Akses Kesehatan di Wilayah Terpencil, Lamongan Hadirkan Inovasi Mamalisaku Wow
"Mamalisaku Wow" sendiri merupakan singkatan dari Makin Dekat, Makin Sehat dengan Layanan Kesehatan Tiap Hari Selasa ke Pustu Wonorejo. Program ini memfokuskan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Wonorejo, dan menjadi angin segar bagi warga dari empat desa sekitar, yakni Desa Wonorejo, Desa Wudi, Desa Sekidang, dan Desa Kedung Banjar.
Lamongan, (afederasi.com) – Sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah dijangkau, Puskesmas Sambeng di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menciptakan sebuah terobosan baru. Inovasi pelayanan jemput bola ini dinamakan "Mamalisaku Wow". Rabu, (8/7/2026).
Inovasi tersebut dirancang khusus untuk memotong jarak geografis dan menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil, yang selama ini kesulitan mengakses pusat pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.
"Mamalisaku Wow" sendiri merupakan singkatan dari Makin Dekat, Makin Sehat dengan Layanan Kesehatan Tiap Hari Selasa ke Pustu Wonorejo. Program ini memfokuskan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Wonorejo, dan menjadi angin segar bagi warga dari empat desa sekitar, yakni Desa Wonorejo, Desa Wudi, Desa Sekidang, dan Desa Kedung Banjar.
Kepala Puskesmas Sambeng, dr. Emma Vica Pratiwi, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari komitmen untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat melalui pelayanan kesehatan dasar yang komprehensif, tanpa memaksa warga menempuh perjalanan puluhan kilometer yang melelahkan.
"Inovasi Mamalisaku Wow ini sangat sejalan dengan visi pelayanan kesehatan yang dikehendaki oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah terpencil. Bedanya dengan pelayanan Pustu biasa, di sini kami menerjunkan langsung tim lengkap mulai dari dokter, konselor, tenaga laboratorium (laborat), hingga bagian farmasi," ujar dr. Emma Vica Pratiwi.
Lebih lanjut, dr. Emma merinci bahwa ragam pelayanan kesehatan dasar yang diberikan meliputi pemeriksaan kehamilan (bumil) dan nifas, konseling KB dan kesehatan reproduksi, imunisasi bayi, skrining kesehatan, pengobatan dasar, hingga penanganan rujukan. Tidak hanya itu, untuk mendukung program pengentasan stunting, balita yang hadir juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi tinggi guna mengoptimalkan pertumbuhan mereka.
Langkah taktis Puskesmas Sambeng ini pun mendapat respons sangat positif dan antusiasme tinggi dari warga sekitar. Purwati, salah satu warga setempat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ini, mengaku sangat terbantu dengan adanya program berkala setiap hari Selasa tersebut.
"Kalau dulu mau berobat atau cek kesehatan harus menempuh jarak yang cukup jauh ke pusat kecamatan. Sekarang alhamdulillah tidak perlu lagi, cukup datang ke Pustu terdekat sudah bisa berobat dan diperiksa dokter secara gratis," ungkap Purwati sembari tersenyum.
Kendati sangat bersyukur, Purwati menaruh harapan agar inovasi yang baik ini dapat terus ditingkatkan ke depannya. "Harapan kami pelayanannya bisa lebih ditingkatkan lagi, terutama frekuensi kunjungannya kalau bisa ditambah, tidak hanya seminggu sekali," pintanya.
Inovasi "Mamalisaku Wow" di Desa Wonorejo ini barulah langkah awal. Pihak Puskesmas Sambeng berkomitmen untuk mereplikasi program serupa di wilayah-wilayah pelosok lainnya yang masih masuk dalam peta kerja mereka. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan seluruh lapisan masyarakat di wilayah terpencil tersentuh layanan kesehatan yang layak demi mewujudkan cita-cita Indonesia Sehat. (yan)
What's Your Reaction?

