Partai Buruh Ogah Dukung Anies Baswedan, Said Iqbal: Kawan Seiring Sejakan Ditusuk dari Belakang, Apalagi Rakyat

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dengan tegas mengumumkan bahwa Partai Buruh tidak akan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024.

13 Sep 2023 - 13:34
Partai Buruh Ogah Dukung Anies Baswedan, Said Iqbal: Kawan Seiring Sejakan Ditusuk dari Belakang, Apalagi Rakyat
Presiden Partai Buruh Said Iqbal memberikan keterangan mengenai dukungan partainya kepada bakal capres. [Suara.com/Bagaskara]

Jakarta, (afederasi.com) - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dengan tegas mengumumkan bahwa Partai Buruh tidak akan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024. Keputusan ini diumumkan melalui keputusan resmi Presidium Partai Buruh pada tanggal 11 September 2023.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komite Eksekutif Partai Buruh di Jakarta Timur pada Rabu (13/9/2023), Said Iqbal menyatakan, "Keputusannya 11 September 2023 kemarin, mengeliminasi bapak Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Jadi Anies Baswedan tidak mungkin dipilih oleh Partai Buruh tidak mungkin."

Partai Buruh memaparkan dua alasan utama untuk menolak mendukung Anies Baswedan. Pertama, karena Juru Bicara Anies, Sudirman Said, dianggap telah mencampuri urusan dua konfederasi serikat buruh, yaitu KSPI dan FSPMI. Said Iqbal menyatakan, "Satu sikap tim sukses yaitu Sudirman Said yang mengobok obok KSPI FSPMI. Nah itu prinsip benar di partai itu disiplin sebelum ada keputusan partai nggak boleh mengambil sikap setiap organisasi kami beda kalau kawan-kawan mendengar satu serikat buruh memberikan dukungan kepada mas Anies misal percaya sama saya itu nggak bounding ke bawah, elite itu elite."

Alasan kedua adalah pengkhianatan Anies Baswedan terhadap partai politik koalisinya, Partai Demokrat. Said Iqbal menjelaskan, "Kawan seiring sejalan dari berita-berita yang kami dapat ditusuk dari belakang, itu belum jadi presiden, apalagi jadi presiden. Jadi melebihi petugas partai sepertinya karyawan partai kalau kawan-kawan buruh maaf saya gunakan istilah buruh. Karyawan partai tergantung majikan partainya atau pengusaha partainya nih tanda petik. Kawan seiring sejalan, kata mereka, ditusuk dari belakang apalagi rakyat. Itu dua alasan kenapa Anies Baswedan dieliminir." 

Keputusan Partai Buruh ini dapat berpotensi memengaruhi dinamika politik menjelang Pilpres 2024, mengingat peran penting partai tersebut dalam politik nasional. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow