Lupa Padamkan Api Sampah, Gudang Kayu dan Kandang Ayam di Boyolangu Ludes Terbakar

Sebuah gudang kayu dan kandang ayam di Desa Pucung Kidul, Boyolangu, terbakar akibat sisa pembakaran sampah yang ditinggal pemiliknya. Api berhasil dipadamkan setelah satu jam.

02 Jul 2026 - 22:18
Lupa Padamkan Api Sampah, Gudang Kayu dan Kandang Ayam di Boyolangu Ludes Terbakar
Sebuah gudang kayu dan kandang ayam milik Budi Utomo (65), warga Dusun Glogogan, Desa Pucung Kidul, Kecamatan Boyolangu, ludes dilalap si jago merah (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Sebuah gudang kayu dan kandang ayam milik Budi Utomo (65), warga Dusun Glogogan, Desa Pucung Kidul, Kecamatan Boyolangu, ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/7/2026). Kebakaran hebat ini diduga dipicu oleh sisa api pembakaran sampah yang ditinggalkan pemiliknya dalam kondisi belum padam sepenuhnya.

​Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat korban membakar sampah di dekat lokasi gudang sekitar pukul 17.00 WIB. Korban sempat menunggu sejenak, namun kemudian meninggalkan lokasi untuk menunaikan salat Magrib dan menghadiri kegiatan yasinan di rumah tetangga tanpa memastikan api sudah benar-benar padam.

​"Pemilik mengira api sudah padam, namun ternyata masih ada bara yang tertinggal dan ditinggal untuk aktivitas lainnya," ujar AKP Retno saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

​Situasi memburuk sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang saksi mata bernama Novia Primadona terkejut saat membuka pintu gudang dan mendapati kobaran api sudah membesar. Saksi segera meminta pertolongan warga sekitar serta melapor ke Polsek Boyolangu dan Dinas Pemadam Kebakaran.

​Petugas gabungan yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat menuju lokasi. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.

​"Api dengan cepat merambat ke material kayu yang mudah terbakar hingga menghanguskan seluruh isi gudang serta kandang ayam," jelas Retno.

​Beruntung, api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu satu jam setelah petugas tiba di lokasi. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menyimpulkan peristiwa ini murni akibat kelalaian dalam pengawasan api.

​Atas kejadian ini, pihak kepolisian memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar lebih waspada. "Kami minta warga tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan. Pastikan api benar-benar padam, apalagi jika berada di dekat material yang mudah terbakar," pungkasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow