Kronologi ABK Lamongan Meninggal Saat Melaut di Perairan Masalembu

"Rekan-rekan ABK yang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke dalam rumah-rumahan kapal. Nahkoda sempat memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan minyak kayu putih pada bagian perut korban, hingga kemudian korban terlihat tertidur," ujar Hamzaid saat memberikan keterangan, Kamis (9/7/2026) pagi.

09 Jul 2026 - 15:02
Kronologi ABK Lamongan Meninggal Saat Melaut di Perairan Masalembu
Proses evakuasi jenazah W (47), ABK KMN Mitra Usaha yang meninggal dunia di Perairan Masalembu, saat diturunkan dari kapal oleh petugas Satpolairud Polres Lamongan di Pelabuhan PPN Brondong. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama W (47), asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, dilaporkan meninggal dunia saat tengah melaut di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Peristiwa tersebut terjadi di atas KMN Mitra Usaha yang sedang membawa 13 ABK dan seorang nahkoda.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengungkapkan bahwa KMN Mitra Usaha awalnya berangkat mencari ikan dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Sabtu (27/6/2026) lalu sekitar pukul 05.00 WIB dengan tujuan Perairan Masalembu.

Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (7/7/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui baru saja selesai mandi, melaksanakan ibadah salat, dan kemudian mencuci pakaiannya. Namun, saat sedang menjemur pakaian di dek, korban tiba-tiba terjatuh dan mendadak tidak sadarkan diri.

"Rekan-rekan ABK yang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke dalam rumah-rumahan kapal. Nahkoda sempat memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan minyak kayu putih pada bagian perut korban, hingga kemudian korban terlihat tertidur," ujar Hamzaid saat memberikan keterangan, Kamis (9/7/2026) pagi.

Kondisi korban baru diketahui memburuk beberapa jam kemudian. Pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB, nahkoda kembali mengecek keadaan korban dan mendapati tubuh korban sudah tidak bergerak.

"Setelah dilakukan pengecekan denyut nadi dan pernapasan oleh kru kapal, korban dinyatakan telah meninggal dunia," jelasnya.

Mendapati kejadian tersebut, nahkoda langsung memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas menjaring ikan di Perairan Masalembu dan segera memutar haluan kembali menuju Lamongan. KMN Mitra Usaha akhirnya tiba dan bersandar di Pelabuhan PPN Brondong pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.50 WIB.

Setibanya di pelabuhan, personel Satpolairud Polres Lamongan yang dipimpin oleh AKP Guntur langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban untuk dibawa ke RS ARSY Paciran guna kepentingan pemeriksaan medis (visum et repertum).

Berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Kendati demikian, pihak kepolisian tetap menunggu hasil pemeriksaan medis resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow