DPU Pengairan Banyuwangi Perkuat Monitoring Sekardadu dengan Aplikasi Khusus
Banyuwangi, (afederasi.com) – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi, terus mendapat perhatian khusus melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkala.
Sekertaris DPU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby, ST, M.Sc, mengatakan program Sekardadu adalah salah satu upaya menjaga dan merawat Daerah Aliran Sungai (DAS). Monitoring terus dilakukan dan melibatkan petugas dari 11 Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) yang ada di Bumi Blambangan.
"Secara berkala monitoring terus dilakukan, saat ini pelaporan program melalui aplikasi e-Monitoring Sekardadu," kata Riza.
Aplikasi e-Monitoring, lanjut Riza, dibuat dan dirancang untuk mempermudah pengawasan dan meningkatkan partisipasi lembaga pendidikan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya air.
Penggunaan aplikasi e-Monitoring Sekardadu diawali dengan pelatihan Korsda sebagai admin lokal di masing-masing wilayahnya. Kemudian, aplikasi ini disosialisasikan ke lembaga pendidikan yang terlibat dalam program Sekardadu.
"Dengan aplikasi ini, diharapkan sekolah-sekolah dapat melaporkan segala kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya air secara teratur dan memastikan saluran-saluran air terawat dengan baik," ungkapnya.
Sekardadu adalah program DPU Pengairan Banyuwangi yang berkolaborasi dengan lintas sektoral, melibatkan lembaga pendidikan dari berbagai jenjang untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.
Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program ini telah berhasil melibatkan ratusan ribu siswa dari 434 lembaga pendidikan, termasuk 294 SD/MI, 103 SMP/MTs, 37 SMA/SMK/MA, dan 9 perguruan tinggi di Banyuwangi.
Riza menjelaskan, bahwa program Sekardadu juga menggerakkan lintas sektor, termasuk masyarakat dan instansi terkait, untuk bersama-sama menjaga dan merawat kebersihan sungai mulai dari daerah tangkapan air di hulu hingga hilir.
Selain itu, program Sekardadu yang masuk dalam TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2023, menunjukkan komitmen yang kuat dari DPU Pengairan Banyuwangi dalam menjaga lingkungan.
"Sekardadu bukan hanya bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kelestarian sumber daya air di Banyuwangi," terangnya.
Program Sekardadu DPU Pengairan Banyuwangi, menjadi bukti nyata dari upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi ekosistem di Banyuwangi.
"Kami berharap, melalui program ini, kesadaran akan pentingnya kelestarian sumber daya air dapat terus meningkat di kalangan masyarakat Banyuwangi," pungkas Riza Al Fahroby. (ron)
What's Your Reaction?



