Dilihat Mas Dhito, Sepak Bola Kabupaten Kediri Cetak Sejarah Baru di Porprov Jatim
Kediri, (afederasi.com) - Kontingen sepak bola Kabupaten Kediri mencetak sejarah baru di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) ke VIII dengan menerobos hingga babak final.
Torehan tersebut disaksikan langsung Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat pertandingan semifinal di Stadion Delta Sidoarjo pada Selasa (13/9/2023).
Mas Dhito, sapaan akrabnya, mengatakan timnya telah menunjukkan performa terbaiknya hingga bisa lolos ke babak final setelah mampu mengalahkan tetangganya Kota Kediri dengan Skor 1-0.
Orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini mengungkapkan, pihaknya menargetkan kesebalasan Bumi Panjalu bisa merebut medali emas pada laga final nanti.
“Bahwa hari ini Kabupaten Kediri menjadi finalis di Porprov Jatim, artinya medali perak atau emas sudah di tangan. Maka yang kita bidik adalah medali emas,” katanya.
Mas Dhito berharap, kesebelasan ini bisa berlatih dan tidak terlena akan kemenangan di 4 besar dengan berfokus pada pertandingan final melawan Kabupaten Sidoarjo yang akan digelar pada Jumat (15/9) nanti.
“Saya harap anak-anak tidak terlena dengan hasil, dan tetap fokus untuk di laga final selanjutnya,” harapnya.
Terkait bonus yang akan diberikan kepada kontingen sepakbola itu, Mas Dhito megaku masih merahasiakannya.
“Oo bonus rahasia noo,” pungkas bupati yang juga menjadi Dewan Pembina Persik Kediri itu.
Sementara, Ketua KONI Kabupaten Kediri Dedi Kurniawan mengatakan dari Porprov Jatim pertama hingga ke-7, torehan tim sepakbola paling baik hanya sampai babak 8.
Namun di tahun ini, kontingen sepakbola Kabupaten Kediri mampu menggedor pintu final. Pun demikian, pihaknya mengingatkan anak asuhnya agar tidak puas sampai di posisi ini.
“(Capaian) ini sejarah baru bagi Kabupaten Kediri Cabor sepak bola masuk dalam Final Porprov Jatim ke 8 tahun 2023 ini,” terangnya.
Pihaknya berharap, di laga final melawan tuan rumah, Kabupaten Kediri bisa membawa pulang medali emas.
“Medali emas harus kita bawa pulang untuk warga Kabupaten Kediri yang sudah sangat merindukan keberhasilan sepakbola, tetap semangat, tetap kompak dan kita tuntaskan semua ini dengan menjadi juara,” pungkasnya. Adv/kominfo
[19.47, 18/9/2023] Ducan Kediri: 8 Ton Beras Operasi Pasar Ludes Diserbu Masyarakat Badas
Perum Bulog Kantor Cabang Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan kembali operasi pasar dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kantor Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menyasar kepada masyarakat langsung agar masyarakat dapat menikmati kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sesuai dan murah.
Kenaikan harga beras akhir-akhir ini menjadi perhatian langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Dan menerjunkan satgas pangan untuk melaksanakan operasi pasar.
Operasi pasar ini sendiri juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan sebagai terwujudnya kedaulatan pangan masyarakat melalui ketersediaan (produksi dan cadangan pangan), keterjangkauan, konsumsi pangan dan gizi serta keamanan pangan berbasis bahan baku, sumber daya dan kearifan lokal.
"Mas Bupati mengadakan acara ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan khususnya di Kecamatan Badas. Harapan kita dengan operasi pasar ini dapat terjangkau oleh masyarakat. Serta kita ucapkan terima kasih kepada Bupati Kediri sehingga acara seperti ini dapat digelar," ucap Prasetyo, selaku Camat Badas.
Dalam kegiatan ini kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak, dan telur tersedia. Dengan ketersedian beras 8 ton dari bulog, masyarakat dibatasi hanya mendapat 10kg beras per orang.
Masyarakat sudah mengantri sejak pagi yang mana kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Antrian cukup panjang terlihat jelas, masyarakat mengantri dengan kondusif satu per satu mendapatkan apa yang dibeli dan dibutuhkan.
"Saya berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri dan beberapa pihat terlibat akan adannya kegiatan operasi pasar ini, semoga ini bisa membantu untuk masyarakat. Dalam waktu dekat ada acara seperti ini, agar masyarakat dapat terbantu," pungkas Riska yang telah ikut mengantri dan membeli sembako. (sya/adv/kominfo)
What's Your Reaction?



