Tanggul Waduk Paprit Lamongan Longsor, Dinas SDABK Terjunkan Alat Berat

04 Jan 2026 - 10:00
Tanggul Waduk Paprit Lamongan Longsor, Dinas SDABK Terjunkan Alat Berat
Kondisi Tanggul Waduk Paprit Lamongan (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Tingginya debit air mengakibatkan tanggul penahan di Waduk Paprit, Desa Brangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan tergerus hingga membentuk lobang cukup besar. Sabtu, (3/1/2026) malam. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran warga akan terjadinya tanggul jebol yang dapat merendam area pemukiman dan pertanian. 

Merespons laporan tersebut, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Lamongan langsung melakukan langkah darurat sejak semalam guna mencegah kerusakan yang lebih luas. Kepala Dinas SDABK Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, mengungkapkan bahwa tim teknis dan alat berat sudah berada di lokasi.

"Sesuai laporan yang masuk mengenai adanya gerusan air di Waduk Paprit yang cukup membahayakan, kami sudah bergerak sejak tadi malam," ujar Erwin saat dikonfirmasi, Minggu (04/01/2026).

Erwin menjelaskan bahwa satu unit eksavator telah dikerahkan untuk memperkuat struktur tanggul yang tergerus.

"Untuk penanganannya, kami langsung datangkan alat berat 1 buah eksavator untuk penanganan tanggul waduk paprit," tambahnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan juga bergerak cepat mengirimkan logistik material.

Pihak BPBD melaporkan adanya titik longsor atau sleding di Jalan Poros Pantangan-Petiyen, Desa Brangsi, dengan kedalaman mencapai 2,5 meter yang mengakibatkan air waduk mulai masuk ke area persawahan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Ery Rosidi menyatakan pihaknya telah mengirim material logistik untuk memperkuat titik kritis ditanggul tersebut.

"Kita juga sudah bantu terpal 6 dan glangsing (karung) sekitar 200-an," ungkap Ery Rosidi, Minggu (4/1/2026) pagi.

Berdasarkan data laporan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 17.45 WIB. Penanganan darurat dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dinyatakan selesai untuk sementara waktu pada pukul 21.30 WIB.

Meski penanganan darurat telah selesai, pihak terkait tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi penurunan tanah susulan di sekitar area waduk. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow