Sinergi Industri dan Pers, BIP Dukung HPN 2026 KWGe, Ada Baksos hingga Festival Nasi Krawu

Kami melihat insan pers sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran industri juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya

29 Apr 2026 - 08:49
Sinergi Industri dan Pers, BIP Dukung HPN 2026 KWGe, Ada Baksos hingga Festival Nasi Krawu
Kegiatan bakti sosial pemeriksaan mata gratis dalam rangka HPN 2026 kolaborasi insan pers yang tergabung dalam KWGe dengan dunia industri di Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Kolaborasi antara dunia industri dan insan pers kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digagas Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) menjadi ruang sinergi yang tidak hanya memperkuat hubungan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi publik.

Dukungan datang dari PT Bungah Industrial Park (BIP), pengembang kawasan industri di Kecamatan Bungah, yang menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial bersama media. Bagi BIP, pers bukan sekadar mitra publikasi, melainkan bagian penting dalam membangun ekosistem pembangunan yang inklusif.

Project Manager PT Bungah Industrial Park, Antonius Teguh Wisnu, menyebut bahwa keterlibatan perusahaan dalam rangkaian HPN 2026 merupakan wujud kolaborasi strategis antara industri dan jurnalis.

“Kami melihat insan pers sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran industri juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Antonius, kolaborasi seperti ini menjadi jembatan antara dunia usaha dan kebutuhan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.

Sebagai bentuk konkret sinergi tersebut, KWGe menggelar kegiatan bakti sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Layanan yang diberikan pun beragam, mulai dari pengobatan gratis, cek kesehatan, donor darah, hingga pemeriksaan mata. 

Kegiatan ini berlangsung di Kantor KWGe, Jalan Basuki Rahmat, Gresik, dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Ketua KWGe, Miftahul Arif, menegaskan bahwa peringatan HPN bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menghadirkan kebermanfaatan.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri, kami ingin memastikan bahwa kegiatan HPN benar-benar dirasakan masyarakat. Ini bentuk nyata kedekatan pers dengan publik,” ungkapnya.

Miftah menambahkan, sinergi antara media dan industri menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan kegiatan sosial yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Tak berhenti di situ, KWGe juga menyiapkan agenda puncak berupa Festival Tumpeng Nasi Krawu yang akan digelar di Islamic Center Balongpanggang. Festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian kuliner khas Gresik, tetapi juga simbol kebersamaan antara masyarakat, media, dan dunia usaha.

“Festival ini menjadi ruang kebersamaan. Di sinilah kolaborasi itu terasa, bagaimana media, industri, dan masyarakat bisa bertemu dalam satu momentum yang positif,” tambah Miftah.

Diketahui, PT Bungah Industrial Park tengah mengembangkan kawasan industri seluas sekitar 346 hektare yang mencakup Desa Bungah, Masangan, dan Melirang. 

Kehadiran kawasan ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kontribusi sosial bagi lingkungan sekitar.

Melalui sinergi yang terbangun dalam momentum HPN 2026, kolaborasi antara media dan dunia industri di Gresik diharapkan terus berkembang, menghadirkan lebih banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow