Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin memberikan kontribusi yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat bagi keluarga Bapak Imam Mukri," ujar AKBP Arif Fazlurrahman di lokasi kegiatan.

28 Jun 2026 - 01:36
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, secara simbolis ikut membongkar dan menyerahkan genteng rumah saat memulai program Bedah Rumah layak huni milik Imam Mukri di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Lamongan menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Melalui Satbinmas, Polres Lamongan menggelar program bedah rumah bagi warga kurang mampu sekaligus menyalurkan bantuan sosial (bansos) di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, dengan didampingi Wakapolres Kompol Jodi Indrawan. Turut hadir dalam jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, jajaran Forkopimcam Modo, perwakilan Yayasan Nurul Hayat, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Sasaran program bedah rumah kali ini adalah kediaman milik Imam Mukri, seorang warga Desa Sidodowo yang kondisi rumahnya sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan bahwa program bedah rumah ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan.

"Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin memberikan kontribusi yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat bagi keluarga Bapak Imam Mukri," ujar AKBP Arif Fazlurrahman di lokasi kegiatan.

Pembangunan rumah ini diestimasikan memakan waktu kurang lebih tiga minggu dengan total anggaran sekitar Rp50 juta. Dalam menyukseskan program ini, Polres Lamongan bersinergi dengan menggandeng lembaga sosial seperti Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang diprakarsai oleh IPDA Purnomo sebagai donatur utama.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari para donatur dan gotong royong warga desa. Sinergi ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat akan jauh lebih berdampak jika dilakukan bersama-sama," tambah Kapolres.

Selain peletakan batu pertama dan penyerahan material secara simbolis, Polres Lamongan juga membagikan puluhan paket sembako serta santunan berupa uang saku kepada kaum duafa di wilayah tersebut. Tidak ketinggalan, anak-anak yatim setempat juga mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah guna memotivasi mereka dalam menuntut ilmu.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menegaskan bahwa rangkaian bakti sosial ini merupakan implementasi mendalam dari tema Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, tugas Polri tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga menjadi pelindung dan pengayom yang peka terhadap kondisi sosial warga.

"Bedah rumah dan penyaluran bansos ini adalah bentuk kasih dan kepedulian Polres Lamongan. Kami berharap rumah baru ini nantinya dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan taraf hidup keluarga penerima, serta bantuan yang disalurkan bisa sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat," tuturnya.

Melalui momentum hari jadi Korps Bhayangkara yang ke-80 ini, Polres Lamongan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, kedekatan, dan kepercayaan masyarakat melalui aksi-aksi humanis yang berdampak nyata. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow