Diduga Kelelahan Garap Skripsi, Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kos

Seorang mahasiswa semester akhir UIN SATU Tulungagung ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Korban diduga mengalami kelelahan usai begadang mengerjakan skripsi dengan riwayat penyakit jantung.

27 Jun 2026 - 19:13
Diduga Kelelahan Garap Skripsi, Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kos
Proses evakuasi jasad mahasiswa yang meninggal di dalam rumah kost (rizky/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – Seorang mahasiswa semester akhir UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung berinisial S (25), ditemukan meninggal dunia di rumah kosnya yang berlokasi di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Sabtu (27/6/2026). Korban diduga mengembuskan napas terakhir akibat kelelahan setelah begadang mengerjakan skripsi.

​Pamapta I Polres Tulungagung, Ipda Aiman Dzaky, mengonfirmasi bahwa korban merupakan mahasiswa jurusan Pariwisata Syariah Fakultas FEBI asal Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masih beraktivitas seperti biasa pada Jumat (26/6/2026).

​"Korban pulang ke kos sekitar pukul 17.00 WIB," ujar Aiman saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026).

​Aiman menjelaskan, berdasarkan keterangan rekan satu kosnya, korban sempat beristirahat sejenak sebelum akhirnya menghabiskan waktu semalam suntuk untuk mengerjakan skripsi. Korban baru tertidur sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

​Kejadian bermula ketika teman kos korban mencoba membangunkannya pada pukul 06.00 WIB. Saat itu, rekan korban mengira S hanya sedang tidur lelap. Upaya membangunkan korban terus dilakukan secara berkala pada pukul 08.00 WIB, namun tidak ada respons.

​Kepanikan baru memuncak pada pukul 10.00 WIB. Teman korban bersama penghuni kos lainnya kembali mencoba membangunkan S, namun mendapati korban sudah tidak bernapas.

​"Kemungkinan korban meninggal sudah dari pagi," tutur Aiman.

​Mendapati kondisi tersebut, rekan korban segera melapor kepada warga sekitar yang kemudian diteruskan kepada perangkat desa, pihak kepolisian, serta tim Inafis. Petugas gabungan dari Polsek Kedungwaru dan RSUD dr. Iskak segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

​Pihak keluarga korban yang tiba dari Trenggalek memberikan keterangan kepada polisi terkait kondisi kesehatan almarhum. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi faktor pemberat.

​"Korban punya riwayat penyakit jantung. Diduga korban kelelahan karena mengerjakan skripsi," jelas Aiman.

​Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di rumah duka di Trenggalek.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow