Diduga Overheat, Sebuah Truk di Gudang Pupuk Lamongan Hangus Terbakar
Petugas piket Damkar menerima laporan dari sekuriti gudang, Pak Endro, sekitar pukul 03.37 WIB. Petugas jaga piket Damkar Lamongan langsung bergerak dua menit setelahnya dengan mengerahkan 2 unit armada pemadam ke lokasi kejadian," ujar Achmad Edwyn Anedi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026) siang.
Lamongan, (afederasi.com) – Sebuah truk bermuatan pupuk yang tengah terparkir di area gudang pupuk Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Lamongan, hangus terbakar pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekira pukul 03.30 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan akibat mesin truk yang mengalami overheat.
Beruntung, kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Lamongan berhasil melokalisir kobaran api, sehingga bangunan gudang beserta aset berupa 3 ton pupuk urea berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak Damkar langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak keamanan gudang.
"Petugas piket Damkar menerima laporan dari sekuriti gudang, Pak Endro, sekitar pukul 03.37 WIB. Petugas jaga piket Damkar Lamongan langsung bergerak dua menit setelahnya dengan mengerahkan 2 unit armada pemadam ke lokasi kejadian," ujar Achmad Edwyn Anedi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026) siang.
Edwyn menambahkan, jarak tempuh yang dekat, yakni sekitar 2,4 kilometer dari pos, membuat petugas Damkar tiba di lokasi pada pukul 03.47 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman total.
"Petugas Damkar di lapangan berkejaran dengan waktu agar api tidak merembet ke bangunan utama gudang yang berisi pupuk. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.10 WIB oleh tim yang dipimpin oleh Komandan Regu, Erwan," imbuhnya.
Meskipun bagian depan truk yang disopiri Sukris (45) mengalami kerusakan parah dengan total kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp 150 juta, Edwyn memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
"Korban jiwa nihil. Namun, kami mengimbau kepada para pemilik armada dan sopir kendaraan besar untuk selalu rutin mengecek sistem kelistrikan dan kondisi mesin kendaraan sebelum beroperasi guna mengantisipasi kejadian serupa akibat overheat," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?

