Prestasi Gemilang: PTPN III Raih Posisi Puncak dalam Pemeringkatan ESG Global di Industri Pertanian

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sukses mengukuhkan posisinya sebagai pelaku bisnis yang berkomitmen pada prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).

14 Nov 2023 - 09:05
Prestasi Gemilang: PTPN III Raih Posisi Puncak dalam Pemeringkatan ESG Global di Industri Pertanian
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani.

Jakarta, (afederasi.com) - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sukses mengukuhkan posisinya sebagai pelaku bisnis yang berkomitmen pada prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG). Berdasarkan hasil assesment oleh lembaga pemeringkat ESG internasional, Sustainalytics, yang dirilis pada bulan Juli 2023, PTPN III (Persero) berhasil mencapai peringkat Risiko ESG sebesar 17,1. Dengan angka ini, perusahaan menunjukkan tingkat risiko rendah terhadap dampak yang mungkin timbul dari faktor-faktor ESG.

"Sustainalytics memastikan bahwa PTPN III (Persero) berada di posisi puncak secara global dalam sub-industri pertanian. Pencapaian ini mencerminkan komitmen dan usaha keras perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG di semua aspek bisnis dan operasionalnya," ungkap sumber dari laporan pemeringkatan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Pemeringkatan Risiko ESG oleh Sustainalytics tidak hanya mengukur tingkat keterpaparan perusahaan terhadap risiko ESG, tetapi juga menilai sejauh mana perusahaan siap mengelola risiko tersebut. PTPN III (Persero) menunjukkan hasil positif dengan penempatan pada kategori risiko ESG yang "sedang" dalam industri pertanian. Kategori ini sering terkait dengan isu-isu hak asasi manusia, emisi gas rumah kaca, dan dampak lingkungan yang dihasilkan oleh produk komoditas.

Meskipun demikian, manajemen PTPN III (Persero) berhasil menerapkan praktik manajemen risiko yang ketat, khususnya terkait dengan isu lingkungan, keanekaragaman hayati, penggunaan air, perubahan iklim, dan upaya keanekaragaman. Langkah-langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi risiko yang mungkin timbul.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengungkapkan keberhasilan ini sebagai hasil dari upaya perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan inisiatif untuk mengatasi perubahan iklim. Ghani menegaskan bahwa upaya penguatan keselamatan kerja, tata kelola perusahaan, dan pemberdayaan masyarakat telah berkontribusi signifikan terhadap kesuksesan ini.

"Hasil pemeringkatan ini akan meningkatkan motivasi PTPN III (Persero) dalam mengelola isu-isu ESG. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja kami dalam isu-isu kelestarian alam di masa mendatang," kata Ghani.

Sebagai salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia, PTPN III (Persero) menjelaskan bahwa komitmen pada prinsip-prinsip keberlanjutan dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap aspek operasional perusahaan. Ghani menekankan bahwa transformasi yang berhasil dilakukan selama empat tahun terakhir tidak terlepas dari inisiatif ESG yang telah diterapkan.

"Dalam setiap kegiatan usaha, kami memastikan produk kami tidak hanya berdampak ekonomi tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, dengan tetap mematuhi tata kelola perusahaan yang berlaku," tambah Ghani.

Dengan visi menjadi "perusahaan agribisnis nasional terkemuka dan berdaya saing kelas dunia yang berkontribusi secara berkelanjutan terhadap kemajuan bangsa," PTPN III (Persero) menegaskan bahwa strategi ESG merupakan bagian integral dari perjalanan menuju keberlanjutan di semua lini bisnisnya.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow